Lusa, BEI Panggil Manajemen HERO Bahas Penutupan 6 Gerai Giant

UANG | 24 Juni 2019 19:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan memanggil PT Hero Supermarket Tbk (HERO) selaku induk usaha Giant pada Rabu (26/6) untuk meminta penjelasan terkait kabar penutupan 6 gerai Giant.

"Tentunya mereka diberikan kesempatan. Terkait dengan strategi bisnisnya yang dilakukan, atau efisiensi, kita tunggu jawabannya," kata Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia, I Gede Nyoman Yetna usai rapat bersama DPR RI di Jakarta, Senin (24/6).

Dia menyampaikan, BEI coba memberi kesempatan kepada pihak bersangkutan untuk mempersiapkan jawaban. Adapun tempo waktu yang diberikan yakni selama tiga hari hingga Rabu lusa.

"Kita minta tentunya kalau ada informasi yang perlu disampaikan. Kita tentunya berikan kesempatan pada mereka untuk menyiapkan jawabannya. Karena kita ingin jawabannya juga komprehensif," tuturnya.

"Paling lambat kita berikan setidaknya tiga hari, sesuai dengan kesempatan yang sama kita berikan kepada perusahaan-perusahaan lain. (Berarti Rabu?) Iya," dia menambahkan.

Adapun poin penjelasan yang diminta pihaknya untuk nanti dibeberkan antara lain terkait kebenaran isu penutupan gerai yang selama ini banyak beredar di pemberitaan hingga rencana perseroan ke depan seperti apa.

"Pertama, kebenaran berita yang berhubungan dengan penutupan gerai tersebut. Terus kemudian dari situ tentunya kita mendapat penjelasan dari mereka, rencana mereka ke depan seperti apa," tukas dia.

Sebelumnya, langkah Supermarket Giant ditutup dinilai merupakan upaya perusahaan untuk tetap bertahan di tengah persaingan bisnis ritel yang semakin ketat. Penutupan tersebut juga dianggap sebagai hal biasa di bisnis ini.

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Tutum Rahanta, mengatakan saat ini bisnis ritel sudah berkembang pesat dengan persaingan yang semakin ketat. Terlebih dengan munculnya beragam platform jual beli online yang menawarkan produk-produk seperti yang dijual di toko ritel luring (offline).

"Bisnis ritel ini sekarang berubah, sehingga siapa yang terkena dampak? Saya kira Giant yang saat ini terkena dampak. Dampak dari apa? Ya atas persaingan itu sendiri. Karena produk yang dijual itu sama dengan ritel lain, baik yang di offline maupun di online. Sehingga dia melakukan amputasi dengan menutup toko mereka," ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Senin (24/6).

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kata Menaker Hanif Soal PHK Pegawai Saat Supermarket Giant Ditutup Kembali
Ini Dugaan Penyebab Gerai Supermarket Giant Ditutup Kembali Versi Aprindo
Karyawan Kaget dan Sedih Giant Bakal Tutup Gerai
Gerai Bakal Ditutup, Giant Sebar Diskon Besar-besaran
Tutup 26 Gerai Giant Supermarket, Hero PHK 532 Karyawan Sepanjang 2018
Ulang tahun ke-20, Super Indo gelar makan buah serentak

(mdk/azz)