Mandiri Berencana Akuisisi Bank di 3 Negara Asia Tenggara

UANG | 9 Desember 2019 18:15 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk berencana akuisisi bank di 3 negara di kawasan Asia Tenggara, yakni Filipina, Malaysia dan Vietnam. Rencana tersebut masih dikaji oleh perseroan.

"Selain Filipina, kan kemarin ada arrangement terkait dengan qulaified Asian Banks itu. Malaysia masih dikaji, kemudian kalau kita lihat GDP growth yang tinggi itu ada di Vietnam," ungkap Direktur Treasury dan International Banking Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12).

Darmawan mengatakan, akuisisi merupakan langkah ekspansi awal paling logis ketimbang langsung mendirikan bank di negara tersebut. "Kalau Filipina kita lebih akuisisi. Vietnam kita akan establish yang baru, demikian juga di Malaysia," urainya.

Secara eksekusi, Bank Mandiri akan mengoptimalisasi kapital yang dimiliki untuk mendukung program jangka panjang perseroan. "Tapi kalau sekarang kita lihat secara jangka menengah masih lebih optimal untuk fokus di dalam negeri, apalagi membesarkan anak usaha kita. Itu jadi pilihan, yang ekspansi luar negerinya tetap bisa dilakukan setelah itu," ujar dia.

Bank Mandiri juga akan memfokuskan layanan consumer dan micro financing dalam ekspansi luar negeri tersebut. Darmawan menganggap perbankan di Filipina, Malaysia dan Vietnam tidak banyak menjamah segmen tersebut.

Adapun rencana akuisisi Bank di Filipina sebenarnya telah dimulai sejak 2017 lalu. Darmawan menyatakan, pihaknya memang tidak mau terburu-buru melakukan ekspansi karena harus mengkaji segala potensi yang ada.

"Kita mengoptimalisasikan semua peluang yang ada, termasuk di dalam negeri dan bagaimana kita mendukung anak usaha kita," tegas dia.

1 dari 1 halaman

Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri

Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Bank Mandiri menyepakati pengangkatan Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Royke Tumilaar sebagai Direktur Utama menggantikan Kartika Wirjoatmodjo yang telah diangkat menjadi Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Selain itu, Silvano Rumantir juga diangkat sebagai Direktur Keuangan dan Strategi.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengemukakan bankir muda yang juga merupakan talenta internal Bank Mandiri ini memiliki pengalaman yang mumpuni di sektor keuangan sehingga dapat memacu lebih kencang pengembangan bisnis perseroan.

"Kami bersyukur bahwa alumni-alumni Bank Mandiri mendapat kepercayaan untuk memimpin berbagai institusi bisnis. Hal ini menjadi motivasi kami untuk terus tumbuh secara konsisten dan memberikan kontribusi positif, baik dari sisi bisnis maupun sumber daya manusia, untuk kemajuan industri keuangan dan ekonomi Indonesia ke depan," kata Rohan, di Plaza Mandiri, Jakarta, Senin (9/12).

Selain itu, untuk menjaga dinamika ekonomi serta melihat berbagai peluang di tengah ketatnya kondisi perekonomian global, pemegang saham mengangkat Chairman Mandiri Institute yang juga Menteri Keuangan Republik Indonesia periode 2013-2014, Muhamad Chatib Basri, sebagai Wakil Komisaris Utama.

Pemegang saham juga sepakat mengangkat Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama.

Rohan menyatakan Kartika yang sebelumnya menjabat Direktur Utama, akan memastikan seluruh corporate plan yang sudah dirancang dapat terealisasi dengan baik. Selain itu, Kartika Wirjoatmodjo juga akan memastikan rencana ekspansi regional perseroan berjalan dengan baik serta melakukan restrukturisasi kredit-kredit besar di BUMN.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Jadi Bos Baru Bank Mandiri, Ini Rencana Kerja Royke Tumilaar
Jadi Dirut Baru Bank Mandiri, Royke Fokus Perampingan Birokrasi dan Anak Usaha
Erick Thohir Angkat Royke Jadi Dirut, Saham Bank Mandiri Bergerak Menguat
Sepak Terjang Royke Tumilaar, Bos Baru Bank Mandiri
Sah, Royke Tumilaar Jadi Dirut Bank Mandiri
Erick Thohir Tunjuk Royke Tumilaar Jadi Direktur Utama Bank Mandiri

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.