Mandiri Sekuritas lebarkan sayap rambah pasar modal Singapura

Mandiri Sekuritas lebarkan sayap rambah pasar modal Singapura
Direksi Mandiri Sekuritas. ©2016 Merdeka.com
UANG | 2 Oktober 2016 10:04 Reporter : Hana Adi Perdana

Merdeka.com - Mandiri Sekuritas, anak usaha Bank Mandiri, siap melakukan ekspansi ke kawasan regional dengan meningkatkan status kantor cabang di Singapura menjadi anak perusahaan, yakni Mandiri Securities Pte Ltd.

Perubahan status tersebut didapat usai mendapatkan izin dari otoritas jasa keuangan Singapura yakni Monetary Authority of Singapore (MAS) untuk menyelenggarakan jasa penjaminan emisi dan perdagangan efek.

Direktur Utama Mandiri Sekuritas, Silvano Rumantir mengungkapkan, aksi korporasi tersebut membuat pihaknya dapat menyediakan alternatif pendanaan berdenominasi non Rupiah bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia yang berasal dari pasar modal Singapura.

"Kami harapkan peran penting itu bisa dilakukan, serta bisa memperluas jalur distribusi layanan pasar modal kepada para investor global," ujarnya dalam media gathering di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (1/10).

Selain itu, lanjutnya, berubahnya status Mandiri Sekuritas di Singapura menjadi anak perusahaan, memberi keuntungan lain bagi perseroan. Salah satunya adalah kebebasan dalam menjual obligasi ke berbagai negara.

"Mandiri Sekuritas sebelum dapet lisensi ini hanya bisa ke 50 investor saja. Tapi setelah dapat, kita tak terbatas menjual obligasi," kata dia.

Sementara dari sisi internal, perseroan saat ini terus melakukan perbaikan infrastruktur teknologi untuk menunjang akses perusahaan dalam melakukan ekspansi di kawasan Singapura. Dirinya optimistis, langkah-langkah yang dilakukan pihaknya mampu meningkatkan daya saing diantara sekuritas lainnya.

"Kami optimis langkah-langkah yang kita lakukan akan memperkuat daya saing perusahaan dan memperkuat peran Mandiri sebagai salah satu sekuritas penting di industri pasar modal Indonesia," pungkasnya. (mdk/bim)

Genjot investor, Mandiri Sekuritas ubah diri jadi perusahaan Fintech

Sriwijaya Air targetkan IPO pada Maret 2017

Semester I 2016, pendapatan Elnusa turun 5,1 persen menjadi Rp 1,7 T

Ooredoo dikabarkan bakal jual Indosat

OJK sebut pasar modal bisa jadi alternatif pembiayaan infrastruktur

Handsome, pialang saham yang rajin ikut pengajian

Per September, saham syariah kuasai 54 persen pasar modal Indonesia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami