Mantan Bos Bappenas Sebut Corona Tunjukkan Arah Pembangunan RI ke Depan

Mantan Bos Bappenas Sebut Corona Tunjukkan Arah Pembangunan RI ke Depan
UANG | 9 Agustus 2020 17:00 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Andrinof Chaniago ikut angkat suara terkait turunnya pertumbuhan ekonmi di kuartal II-2020 akibat pandemi . Menurutnya, terkontraksinya pertumbuhan ekonomi Indonesia menjadi tantangan untuk pemerintah.

"Bagaimana resesi negara-negara lain yang memperlihatkan keadaan negara lain itu jauh lebih buruk dari Indonesia, bahwa kita juga sangat terpukul dengan hasil kuartal kedua," kata dia dalam sebuah diskusi di Jakarta, Minggu (9/8).

Namun demikian, menurutnya Indonesia tetap menunjukan ketahanan ekonominya lumayan bagus meskipun rata-rata pertumbuhan ekonominya tidak spektakuler seperti China dan India dalam 32 tahun terakhir.

"Tsunami pandemi corona ini memberikan hikmah juga untuk kita membaca pilihan arah pembangunan kita," kata dia.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 sebesar -4,19 persen. Dengan demikian, secara kumulatif pertumbuhan ekonomi semester I tahun ini tercatat mengalami kontraksi sebesar 1,26 dibandingkan semester I tahun lalu.

"Perekonomian Indonesia pada triwulan II-2020 secara yoy mengalami kontraksi 5,32 persen. Kalau dibandingkan secara Q to Q dengan triwulan I maka pertumbuhan ekonomi sebesar -4,19 persen," ujar Kepala BPS Suhariyanto, Jakarta, Rabu (5/8).

Suhariyanto mengatakan, pandemi Virus Corona membawa dampak yang luar biasa bagi perekonomian. Beberapa negara di dunia mengalami kontraksi pertumbuhan ekonomi.

"Catatan peristiwa mengenai apa yang terjadi di triwulan II-2020, Covid-19 membawa dampak yang luar biasa buruk dan membawa efek domino masalah kesehatan ke masalah ekonomi dan sosial," paparnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Dorong Pertumbuhan Ekonomi, Pemerintah Diminta Akselerasi Desa
Lima Upaya Pemerintah agar Ekonomi Tak Jatuh ke Jurang Resesi
Pemerintah Diminta Buat Kebijakan Baru Antisipasi Resesi
Pemulihan Ekonomi Imbas Pandemi di Negara Asia Tenggara Diprediksi Butuh Waktu Lama
Kegiatan Ekonomi Membaik di Juni, Kemenkeu Harap Pertumbuhan Kuartal III Positif
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal II 2020 Minus 5,32 Persen

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami