Ma'ruf Amin Minta Indonesia Jadi Produsen Produk Halal

UANG | 13 November 2019 14:29 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah perlu difokuskan beberapa hal. Mulai dari pengembangan dan perluasan industri produk halal hingga social fund, seperti wakaf dan zakat.

Dia menjelaskan, dalam pengembangan dan perluasan industri produk halal, jangan sampai Indonesia jadi negara yang hanya memberikan sertifikat halal. Tetapi harus jadi produsen produk halal.

"Kita ekspor ke berbagai negara dengan produk halal," kata Ma'ruf saat membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Selain itu, Indonesia juga harus mengembangkan dan memperluas kegiatan ekonomi syariah atau bisnis syariah. Dia juga sangat mengapresiasi sikap BI untuk menyelenggarakan ISEF.

"Sebagai salah satu wujud untuk terus mempromosikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia khususnya, bahkan di dunia," kata Ma'ruf.

1 dari 1 halaman

Dukungan Bank Indonesia

Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, akan mendukung langkah pemerintah untuk memajukan ekonomi syariah di Indonesia. Ini dilakukan agar ke depan ekonomi syariah dapat menjadi arus baru ekonomi di Tanah Air.

Dia mengatakan, Indonesia saat ini menjadi pemain besar di dalam ekonomi keuangan syariah di dalam negeri maupun di dunia. Tentu saja ini tidak terlepas dari peranan pemerintah selama ini.

"Komitmen tinggi dari Presiden Jokowi. Demikian juga Wakil Presiden yang sudah menggariskan ekonomi syariah akan menjadi arus baru perkembangan ekonomi di Indonesia," kata Perry. (mdk/azz)

Baca juga:
Perkuat Ekonomi Syariah, Pemerintah Akan Revisi Perpres KNKS
BI : Ekonomi Syariah Akan Jadi Arus Baru Perkembangan Ekonomi RI
BI Dorong Pesantren untuk Go Digital
BI Gandeng BPS Hitung PDB Halal Indonesia
Bank Indonesia Inisiasi Pembentukan Holding Pesantren
Ekonomi Syariah Dipilih Jadi Solusi Hadapi Ketidakpastian Global, Ini Alasannya

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.