Ma'ruf Amin Minta Myanmar Beri Kemudahan Perusahaan RI Ekspansi Bisnis

UANG | 18 November 2019 20:56 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima kunjungan Duta Besar Luar Biasa Dan Berkuasa Penuh Republik Uni Myanmar untuk Indonesia, Daw El El Khin Aye. Dalam pertemuan itu, Wapres menyebut bahwa Indonesia terus memperkuat kerja sama dagang dan investasi.

"Saya mencatat nilai dagang bilateral kita telah mencapai USD 1 miliar pada 2018. Ini capaian yang cukup menggembirakan," kata Ma'ruf di kantornya, Jalan Merdeka Utara Jakarta, Senin (18/11).

Ma'ruf ingin hubungan bisnis kedua negara terus difasilitasi agar kerja sama semakin maksimal. Beberapa perusahaan Indonesia juga telah beroperasi di Myanmar.

Seperti PT Kalbe Farma saat ini sedang menyelesaikan pembangunan pabrik di Myanmar dengan nilai investasi sebesar USD 20 juta.

"Seperti PT Japfa, Telkom Internasional, Kalbe Farma & PT Wijaya Karya. Saya mohon agar pemerintah Myanmar dapat memberikan perhatian khusus bagi perusahaan-perusahaan Indonesia yang beroperasi di Myanmar," pintanya.

1 dari 1 halaman

Produk Halal

Ma'ruf Amin mengatakan untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah perlu difokuskan beberapa hal. Mulai dari pengembangan dan perluasan industri produk halal hingga social fund, seperti wakaf dan zakat.

Dia menjelaskan, dalam pengembangan dan perluasan industri produk halal, jangan sampai Indonesia jadi negara yang hanya memberikan sertifikat halal. Tetapi harus jadi produsen produk halal.

"Kita ekspor ke berbagai negara dengan produk halal," kata Ma'ruf saat membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-6 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Rabu (13/11).

Selain itu, Indonesia juga harus mengembangkan dan memperluas kegiatan ekonomi syariah atau bisnis syariah. Dia juga sangat mengapresiasi sikap BI untuk menyelenggarakan ISEF.

"Sebagai salah satu wujud untuk terus mempromosikan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia khususnya, bahkan di dunia," kata Ma'ruf. (mdk/azz)

Baca juga:
Prabowo Bakal Kirim Taruna Belajar Militer di Malaysia
Indonesia dan India Tingkatkan Kerjasama Pendidikan dan Pelatihan Pertahanan
Kunjungi Korea, Jokowi 'Jemput Bola' Investasi Mobil Listrik Hyundai di RI
Menhan Prabowo Bertemu Dubes Malaysia Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan
Prabowo Akan Bertolak ke Malaysia Bahas Kerja Sama di Bidang Pertahanan
60 Tahun Hubungan Indonesia-Vietnam