Maskapai Diminta Beri Sanksi Tegas Terkait Kasus Narkoba di Industri Penerbangan

Maskapai Diminta Beri Sanksi Tegas Terkait Kasus Narkoba di Industri Penerbangan
UANG | 12 Juli 2020 11:00 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengecam insiden pilot yang terlibat penyalahgunaan narkotika pada Senin (6/7), lalu. Lembaga perlindungan konsumen ini pun mendorong seluruh maskapai untuk meningkatkan pengawasan akan penyalahgunaan narkotika di industri penerbangan Tanah Air.

"Hal ini sangat memalukan dan memperihatinkan. Manajemen maskapai harus mengusut tuntas dan meningkatkan kewaspadaan penggunaan narkotika," ujar Ketua YLKI Tulus Abadi kepada Merdeka.com, Minggu (12/7).

Menurutnya penyalahgunaan narkotika oleh kru pesawat merupakan sebuah kesalahan fatal. Sebab efek dari mengonsumsi narkoba akan membahayakan keselamatan penumpang.

Sehingga, Tulus meminta keseriusan dari pihak maskapai untuk memberikan sanksi tegas bagi siapapun yang terlibat dalam kasus ini. Langkah tegas ini diharapkan sebagai efek jera agar pelaku industri penerbangan Tanah Air terbebas dari jerat narkotika.

"Ini hal yang tidak boleh disepelekan dan dianggap enteng. Ini karena mengancam keselamatan penerbangan," imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Harian YLKI Agus Suyatno mengatakan, selain adanya proses hukum secara tegas dan merujuk peraturan hukum yang berlaku di Indonesia, pihaknya juga mendorong adanya investigasi lebih lanjut. Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya keterlibatan kru pesawat lain yang terindikasi ikut mengonsumsi narkoba.

"Perlu investigasi lebih lanjut. Hal ini dengan dugaan pada pilot atau kru lainnya," jelas Agus.

Sedangkan untuk mencegah terulangnya insiden ini, pihaknya meminta maskapai lebih menyeluruh dalam proses screening terhadap pilot dan kru pesawat yang hendak on boarding. Mengingat publik kerap dihebohkan dengan pemberitaan terkait pilot atau kru pesawat yang terlibat kasus penyalahgunaan narkoba.

"Kasus ini juga bukan yang pertama kalinya terjadi. Proses screening harus lebih diperketat dan menyeluruh," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
Kepolisian Diminta Persempit Ruang Pengedaran Narkoba di Industri Penerbangan
Garuda Indonesia Ancam Pecat Pilot yang Gunakan Narkoba
Polisi Tangkap 3 Pilot Terkait Narkoba di Cipondoh
Izin 262 Pilot di Pakistan Ketahuan Palsu, Tak Punya Kualifikasi Terbang
Kisah Hidup Sri Utami, Anak Buruh Tani yang Kini Jadi Penerbang Helikopter TNI AL
Tak Hanya Qory Sandioriva, 7 Seleb Ini Juga Dipersunting Seorang Pilot Ganteng

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami