Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia, Kylie Jenner Diisukan Palsukan Kekayaan

Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia, Kylie Jenner Diisukan Palsukan Kekayaan
UANG | 2 Juni 2020 07:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Pengusaha dan artis cantik Kylie Jenner tengah diterpa sejumlah masalah tak menyenangkan. Masalah pertama ialah dia terdepak dari daftar orang terkaya atau miliarder dunia yang dirilis majalah Forbes. Kedua, bahkan, 'miliarder' pemilik bisnis kosmetik ini dituding telah memalsukan status miliardernya.

Dikatakan, Kylie sebenarnya tidak sekaya itu dan pemberitaan bahwa dirinya sukses dengan usaha sendiri dan dari nol adalah akal-akalan keluarga saja. Kylie sebelumnya dinobatkan sebagai miliarder termuda yang meraih kekayaan dengan usaha sendiri, pada usia 22 tahun.

Kini, Forbes yang memberi status miliarder itu, malah menuduh balik sang public figure dengan menyebutnya 'spun of lie' atau 'kebohongan yang berputar' di majalah mereka.

Dikutip dari The Guardian, Minggu (30/5), Kylie pun meluapkan rasa kesalnya atas pemberitaan Forbes dan membela jika dirinya tidak menginginkan status itu.

"Saya kira ini adalah situs yang punya reputasi yang baik. Ternyata banyak kutipan-kutipan yang bohong dan tidak terbukti. Saya bahkan tidak pernah meminta status miliarder itu, atau berbohong untuk berusaha mendapatkannya," cuit Kylie dalam akun Twitternya.

Meski demikian, Kylie bilang bahwa dirinya bersyukur dengan kehidupan saat ini, dengan putrinya, dan bisnis yang sukses. "Saya bisa menulis 100 hal yang paling penting daripada memikirkan jumlah uang yang saya punya," ujar Kylie.

1 dari 1 halaman

Palsukan Nilai Penjualan Saham

penjualan saham.gif

Sebelumnya, Kylie setuju untuk menjual 51 persen saham perusahaan kosmetik ke perusahaan Coty senilai USD 600 juta, membuat bisnisnya bernilai 970 juta euro.

Tapi Forbes bilang, nilai bisnis Kylie lebih kecil dari apa yang telah keluarganya keluarkan untuk konsumsi pribadi mereka. Data yang diterima Forbes menunjukkan, nilai penjualan perusahaan ialah sebesar 243 juta euro pada 2016 dan 267 juta euro pada 2017.

Perwakilan Coty bilang saat presentasi bahwa nilai penjualan perusahaan hanya 101 juta euro pada 2018. Padahal pada data yang diterima Forbes, penjualan tahun 2018 mencapai 292 juta euro.

Akhirnya, Forbes menuduh bahwa Kylie bukanlah miliarder, tapi 'hanya berharta di bawah USD 900 juta'. Setelahnya, saham Coty langsung turun 13 persen. Di tahun 2020, saham Coty anjlok hingga 68 persen.

Kylie bukan artis pertama yang dituduh Forbes memalsukan status miliardernya. Donald Trump, Presiden AS dan Wilbur Rose, sekretaris perdagangan AS juga pernah mengalami hal serupa.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6

(mdk/bim)

Baca juga:
Elon Musk Kembali Jual 4 Rumahnya Rp932 M karena Tak Mau Punya Aset Properti
Tak Cuma Kaya, Miliarder Ini Juga Royal Berdonasi Hingga Triliun Rupiah
Banyak Orang Terkaya di Dunia Lahir dari 10 Bidang Ini
Kisah Penjual Daging Babi Menjadi Orang Terkaya Dunia Justru Berkat Wabah
Stanley Ho, Raja Judi Dunia Berharta Rp219 T Tutup Usia
Harta 25 Miliarder Dunia Ini Bertambah dalam 2 Bulan
Deretan Miliarder di Peringkat Pertama Orang Terkaya Sedunia Periode 1987-2020

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Agama Sejatinya Tidak Menyulitkan Umatnya - MERDEKA BICARA with Menteri Agama Fachrul Razi

5