Masuki New Normal, Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 69,40 Persen

Masuki New Normal, Jumlah Penumpang Kereta Api Naik 69,40 Persen
UANG | 3 Agustus 2020 13:29 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Seiring dengan relaksasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) menuju new normal, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Juni 2020 sebanyak 9,3 juta orang. Jumlah ini naik 69,40 persen dibanding Mei 2020.

"Jumlah penumpang kereta api di Jawa dan Sumatera yang berangkat pada Juni 2020 sebanyak 9,3 juta. Jumlah ini naik 69,40 persen dibanding bulan sebelumnya. Dari jumlah tersebut, sebagian besar adalah penumpang Jabodetabek, yang merupakan penumpang pelaju (commuter) yaitu sebanyak 8,6 juta orang atau 92,48 persen dari total penumpang kereta api," kata Kepala BPS Suhariyanto, di Jakarta, Senin (3/8).

Peningkatan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatera masing-masing naik 69,21 persen, 70,68 persen, dan 125,00 persen.

Secara kumulatif, jumlah penumpang kereta api selama Januariā€“Juni 2020 mencapai 110,5 juta orang, turun 47,06 persen dibanding periode yang sama tahun 2019. Penurunan jumlah penumpang terjadi di semua wilayah Jabodetabek, Jawa non-Jabodetabek, dan Sumatera masing- masing turun 45,20 persen, 53,72 persen, dan 54,98 persen.

Sebelumnya, volume penumpang Kereta Api jarak jauh melonjak 262 persen. Di mana pada saat dioperasikan kembali pada 12 Juni 2020 tercatat 1.157 penumpang, dan kini menjadi 4.138 penumpang pada 22 Juni 2020. Sementara itu, untuk jumlah penumpang KA lokal naik 35 persen dari 18.727 penumpang pada 12 Juni 2020 menjadi 25.372 penumpang pada 22 Juni 2020.

"Kenaikan volume penumpang ini menunjukkan kepercayaan masyarakat yang semakin meningkat dari hari ke hari terkait layanan KAI di masa normal baru," kata Vice President Public Relations KAI, Joni Martinus di Jakarta, Selasa (23/6).

Sehingga, total kenaikan penumpang KA regular sebesar 49 persen, yakni dari 19.884 penumpang menjadi 29.560 penumpang pada periode yang sama.

Pada masa normal baru, KAI secara ketat menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di moda transportasi kereta api. Tujuannya agar masyarakat dapat bepergian menggunakan kereta api dengan selamat, aman, nyaman, dan sehat sampai di tujuan.

Reporter: Pipit Ika Ramadhani

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Kereta Batubara Tanjung Enim Baru-Tarahan Naik Jadi 20 Rangkaian Per Juli 2020
PT KAI Tambah Apron Baru Kereta Barang Sumatera Bagian Selatan
Kereta Priority Argo Parahyangan Kembali Beroperasi 2 Agustus 2020
Penumpang KA Jarak Jauh Melonjak, PT KAI Pastikan Protokol Kesehatan Tetap Berjalan
Tarif Kereta Jarak Jauh Dapat Potongan Harga 25% Selama Libur Hari Raya Iduladha
Asik Main Layangan, Bocah 5 Tahun Tewas Ditabrak KRL Manggarai-Kampung Bandan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami