Masyarakat dinilai tak akan migrasi ke BBM oktan rendah, ini sebabnya

UANG | 1 Oktober 2018 15:09 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Pakar manajemen Universitas Indonesia, Rhenald Kasali menilai bahwa kecil kemungkinan masyarakat yang sudah bermigrasi ke BBM oktan tinggi, akan kembali memakai BBM oktan rendah. Sebab, masyarakat akan memahami mengenai manfaat BBM berkualitas, seperti Pertalite dan seri Pertamax terhadap kendaraannya.

"Saya sependapat, bahwa kecil kemungkinannya,” kata Rhenald di Jakarta, Senin (1/10).

Pernyataan Rhenald terkait dengan Program Berkah Energi Pertamina yang tercatat mampu meningkatkan jumlah pengguna produk unggulan Pertamina. Di Maluku misalnya, konsumsi Pertalite meningkat hingga 16 persen. Sedangkan di Papua, Pertamax melonjak hingga 31 persen. Bahkan di Maluku Utara, Dexlite meningkat sampai 93 persen.

Rhenald mengatakan bahwa program Berkah Energi Pertamina memang sangat efektif membangun perilaku masyarakat. Terutama, mendorong konsumen untuk membeli produk unggulan, seperti bahan bakar minyak (BBM), LPG dan pelumas yang lebih berkualitas.

Efektivitas program tersebut karena perilaku yang terbangun akan membuat mereka memahami manfaat produk berkualitas. Dengan demikian, ketika mempergunakan BBM dengan oktan tinggi misalnya, konsumen tersebut bisa merasakan manfaatnya bagi kendaraan yang mereka pergunakan.

Begitu pula ketika menggunakan LPG 12 Kg atau Bright Gas, masyarakat sadar bahwa memang produk tersebut yang sesuai dengan peruntukan mereka dan tidak menyalahi hak kalangan tidak mampu.

"Hanya saja, agar semakin efektif maka harus dibarengi dengan ‘hukuman’. Misalnya dengan mengurangi pelayanan SPBU di jalur BBM oktan rendah," kata Rhenald.

Seperti diketahui, Pertamina memang menggelar program Berkah Energi Pertamina. Program tersebut berlaku serentak di seluruh Indonesia, mulai 9 Agustus 2018 hingga 31 Juli 2019. Pengundian hadiah yang bertotal miliaran rupiah tersebut, akan dilaksanakan dalam tiga tahapan periode. Pengundian tahap pertama pada Desember 2018, tahap kedua pada April 2019, dan tahap ketiga Agustus 2019.

Cara mengkuti program ini, masyarakat harus mengunduh aplikasi My Pertamina melalui Google Play atau App Store dan kemudian melakukan registrasi. Melalui program ini pula, konsumen yang membeli produk unggulan yaitu Pertamax series, Dex series, Pelumas Enduro series dan Fastron series, serta Bright Gas dan Elpiji 12, berkesempatan memperoleh hadiah sangat menarik. Di antaranya paket umroh, Mercedes Benz Cabriolet, Harley Davidson Softail, Kijang Innova Diesel, dan Yamaha N-Max.

Baca juga:
Pertamina tambah pasokan BBM 245.000 liter di Palu dan Donggala
Pasca gempa Palu, Pertamina mulai data SPBU yang bisa beroperasi
Pertamina cek terminal BBM dan SPBU di Donggala dan Palu usai diguncang gempa
Pengusaha rumah makan gunakan elpiji subsidi, Pertamina sanksi pangkalan dan agen
Pertamina belum jual Solar campur 20 persen minyak sawit ke Freeport, PLN dan TNI

(mdk/idr)