Masyarakat Lebih Banyak Menabung, BRI Syariah Alami Peningkatan Kas

Masyarakat Lebih Banyak Menabung, BRI Syariah Alami Peningkatan Kas
Bank Syariah. ©wordress.com
UANG | 24 Agustus 2020 14:16 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Operasional PT Bank BRI Syariah, Fahmi Subandi memaparkan, struktur pendanaan tumbuh membaik di masa pandemi. Hal ini ditunjukkan karena masyarakat mengurangi belanja, sehingga saving atau penyimpanan otomatis meningkat.

"Masa pandemi ini bawa berkah buat BRI Syariah karena kami banyak mengalami peningkatan di pendanaan," ujar Fahmi dalam sesi Zoom Publikasi Kinerja BRI Syariah Semester I pada Senin (24/8).

Pertumbuhan pembiayaan juga dapat dilihat dari segi angka perbandingan antara peningkatan jumlah tabungan terhadap jumlah pendapatan (MPS) yang meningkat dari 52 persen di 2019 menjadi 70 persen pada bulan Juni 2020.

Dari segi posisi kinerja, Direktur Bisnis Ritel, Fidri Arnaldy akui BRI Syariah ada di posisi semakin membaik. "Untuk posisi di bidang ritel, dapat diinformasikan kalau dari ke tahun sejak delta Juni 2018, Juni 2020 mengalami peningkatan hingga 10,1 Triliun," papar Fidri.

Meskipun sedang ada di kondisi pandemi, BRI Syariah memiliki aplikasi i-Kurma, untuk membantu nasabah melakukan pengajuan pembiayaan agar pemeriksaan data calon nasabah lebih mudah. Demikian dari posisi jumlah debitur, sampai Juli 2020, BRI Syariah memiliki tanjakan jumlah debitur yang mencapai angka 323 ribu nasabah.

"Program i-Kurma mempercepat dan lebih akurat karena dilakukan secara digital. Sudah terhubung dengan DUKCAPIL dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jadi memitigasi risiko," imbuhnya.

Baca Selanjutnya: BRI Syariah juga menuntaskan peralihan...

Halaman

(mdk/azz)

TOPIK TERKAIT

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami