Mati 30 Tahun, Jalur KA Cibatu-Garut Akan Hidup Kembali Pekan Depan

UANG | 26 Januari 2020 19:31 Reporter : Mochammad Iqbal

Merdeka.com - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta pemerintah kabupaten garut bersiap diri jelang diaktifkannya kembali jalur kereta api (KA) yang sudah mati lebih dari 30 tahun. Pria yang akrab disapa Kang Emil itu meyakini, reaktivasi akan membawa dampak ekonomi yang baik kepada daerah, khususnya Kabupaten Garut.

"Kehadiran kereta api tentu memberikan alternatif bagi wisatawan untuk pergi ke Garut, dengan begitu akan semakin banyak orang yang datang ke Garut. Di mana ada konektivitas, di situ ada peningkatan ekonomi. Setiap datang arus manusia, ekonomi akan meningkat, pariwisata khususnya," ujarnya di Garut, Minggu (26/1).

Emil meminta Pemerintah Kabupaten Garut menyambut reaktivasi jalur dengan menyiapkan konsep ekonomi berkelanjutan. Dia juga menitipkan pesan agar warga dilibatkan dalam konsep tersebut.

Jika tidak ada perubahan jadwal, reaktivasi jalur kereta api Cibatu-Garut akan diresmikan pekan depan. "Dengan kehadiran kereta itu warga dari berbagai penjuru akan semakin mudah datang ke Garut," katanya.

Gubernur mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Garut yang ikut membantu penertiban bangunan di lahan milik PT KAI. Sehingga proses reaktivasi berjalan lancar. Emil akan mencoba langsung jalur yang telah direaktivasi.

"Saya juga akan coba langsung," tutupnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Setelah Puluhan Tahun, Lokomotif Kereta Kembali Masuki Stasiun Garut
Perlintasan Kereta Tanpa Palang Pintu Ancam Keselamatan Pengendara
Pin Prioritas untuk Penumpang Khusus MRT Jakarta
BPS Catat Penumpang Kereta November 2019 Turun 1,57 Persen Menjadi 35 Juta Orang
Jalur Terendam Banjir, Perjalanan KRL Masih Terganggu
Banjir Surut, Stasiun Tanah Abang Sudah Beroperasi Normal

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.