Memahami Reksadana dengan Filosofi Rujak Buah

Memahami Reksadana dengan Filosofi Rujak Buah
UANG | 24 Oktober 2020 16:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Direktur Interim Presiden Direktur Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI), Afifa memaparkan, berinvestasi dengan reksadana memiliki kesamaan dengan membeli rujak, hanya dengan modal Rp 10 ribu, setiap orang bisa mulai melakukan investasi. Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membeli reksadana, dari profil risiko hingga keamanan dari instrumen investasi sendiri.

Sebelum membeli reksadana, investor wajib memahami profil risiko yang bisa ditanggung. Ada beberapa jenis profil, yaitu konservatif yang fluktuasinya relatif stabil, moderat, agresif, sampai yang syariah. Sehingga, melalui profil risiko ini, investor dapat menentukan sendiri reksadana mana yang harus dia pilih sebagai instrumen investasinya.

"Membeli reksadana sama seperti sedang membeli rujak, mau yang manis atau yang pedas itu ditentukannya sesuai dengan kapasitas perut kita. Sama kayak reksadana, kita perlu mengetahui seberapa mampu kita menanggung risiko dari instrumen investasi kita," papar Afifa dalam webinar Basic Investment pada Sabtu (24/10).

Selain itu, persamaan reksadana dengan rujak adalah dapat diraih dengan harga Rp 10 ribu. "Dengan Rp 10 ribu, kita bisa beli reksadana yang underlinenya kita investasikan di misalnya pasar uang. Jadi, bisa dibilang reksadana memiliki harga yang affordable," tambahnya.

Meskipun bisa memulai investasi dengan harga yang relatif murah, para investor reksadana tidak akan dilepas sendirian dan menentukan pembelian saham sendiri. Di reksadana, ada manajer investasi yang berpengalaman dalam bergelut di pasar modal. Sehingga, manajer investasi akan cakap dalam mengelola setiap portofolio investor dengan baik sesuai dengan profil risiko.

"Tugasnya mirip dengan tukang rujak. Kalau di rujak kan ada banyak buah-buahan, tapi tukang rujak tentunya sudah hapal bagaimana caranya mengolah dan meracik bumbunya supaya enak dinikmati. Di reksadana pun begitu, di tengah banyaknya pilihan jenis reksadana, ada para manajer investasi yang berpengalaman dan piawai dalam menentukan instrumen saham untuk investor," jelas Afifa.

Baca Selanjutnya: Manajer Investasi...

Halaman

(mdk/azz)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami