Membongkar Penyebab Miliuner Afrika Semakin Miskin

UANG | 15 Januari 2019 07:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Benua Asia, Amerika Utara, dan Eropa sedang sibuk akibat perang dagang. Di luar ketegangan itu, ada sesuatu yang terjadi ke para miliuner di Afrika.

Dilaporkan Forbes, miliuner di benua Afrika tercatat semakin sedikit dan semakin miskin. Ini merupakan akibat mata uang yang melemah dan harga saham yang menurun. Tahun 2019 ini, jumlah miliuner Afrika turun jadi 20, sebelumnya terdapat 23 orang.

Orang terkaya di benua Afrika selama 8 tahun berturut-turut masih Aliko Dangote. Pria yang terkenal dengan gelar haji itu memiliki kekayaan bersih USD 10,3 miliar USD 10,3 miliar atau Rp 114,6 triliun (USD 1 = Rp 14.047).

Kekayaan Dangote turun USD 2 miliar (Rp 28 triliun) karena menurunnya saham Dangote Cement sebanyak 20 persen. Tidak sendirian, miliuner berlian Nicky Oppenheimer juga mengalami penurunan kekayaan sebanyak USD 4 miliar (Rp 56,1 triliun) menjadi USD 7,3 miliar (Rp 102,5 triliun).

Isobel dos Santos, wanita terkaya di Afrika putri mantan presiden Angola, juga kehilangan USD 2,3 miliar (Rp 32,3 triliun) akibat turunnya nilai saham di holdings di usaha perminyakan (Galp), komunikasi (Nos), dan telekomunikasi (Unitel).

Meski begitu, ada pula miliuner yang kekayaannya tercatat meningkat, yakni Mike Adenuga, yang berasal dari sektor telekomunikasi, minyak, dan real estate. Kekayaannya meningkat drastis dari tahun lalu sebesar USD 5,3 miliar (Rp 74,4 triliun) menjadi USD 9,2 miliar (Rp 129,2 triliun). Itu karena dia mengungkap lebih banyak detail kekayaannya.

Secara keseluruhan, para miliuner Afrika memiliki kekayaan sebesar USD 68,7 miliar (Rp 965 triliun). Rata-rata kekayaan mereka juga bertambah dari USD 3,3 miliar (Rp 46,3 triliun) menjadi USD 3,4 miliar tahun ini (Rp 47,7 triliun).

Informasi saja, orang terkaya Afrika Dangote adalah pemilik Dangote Cement yang menghasilkan 44 juta ton metrik semen per tahun. Selain itu, dia juga punya saham di perusahaan garam, gula, dan tepung.

Asal Dangote adalah Nigeria, tetapi negara itu bukanlah penghasil miliuner terbanyak. Di Afrika, miliuner paling banyak berasal dari Mesir dan Afrika Selatan dengan masing-masing 5 miliuner.

Pria terkaya di Mesir adalah Nassef Sawiris dengan kekayaan USD 6,3 miliar (Rp 88,4 triliun), dia adalah pemimpin Orascom Construction dan dia duduk di dewan supervisory Adidas. Sementara, orang terkaya di Afrika adalah Nicky Oppenheimer yang bergerak di sektor berlian.

Negara Afrika lain yang menghasilkan miliuner adalah Nigeria dengan 4 miliuner, lalu ada dua orang dari Maroko. Sisanya, Al-Jazair, Angola, Tanzania, dan Zimbabwe yang masing-masing memiliki satu miliuner.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Usai Bercerai, Jeff Bezos Tak Lagi Jadi Orang Terkaya Dunia?
Istri Pengusaha Kaya Norwegia Diculik, Pelaku Minta Tebusan Rp 140,6 Miliar
Mengenal Miliuner Paling Dermawan di Benua Asia
Bengong Semenit, Miliuner Ini Tetap Kantongi Rp 2 Miliar
Jadi Miliuner Paling Beruntung, Kekayaan Bos Uniqlo Bertambah Rp 101 Triliun
Bergelimang Harta, Miliarder Ini Terkenal Hidup Sederhana

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.