Mendag akan Latih 1.000 Pengelola Pasar Jadi Juru Ukur dan Juru Timbang

Mendag akan Latih 1.000 Pengelola Pasar Jadi Juru Ukur dan Juru Timbang
Pasar tradisional. ©Liputan6.com/Bawono Yadika
EKONOMI | 21 September 2021 17:20 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi mengatakan bahwa pihaknya akan melatih 1.000 pengelola pasar sebagai juru ukur, juru takar, dan juru timbang setiap tahunnya.

Langkah tersebut dilakukan melalui skema kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengelola pasar guna memastikan metrologi legal dapat berjalan lancar dan dalam pengawasan.

"Hingga saat ini sudah ada 1.588 pasar tertib ukur dan 65 daerah tertib ukur. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Perdagangan memiliki program pembentukan juru ukur, takar, timbangan, di pasar rakyat," kata Lutfi dalam acara bertajuk Melek Metodologi: Pedagang Patuh Konsumen Terlindungi secara daring di Jakarta, Selasa (21/9).

"Di tahun 2021 telah dilatih setidaknya 421 juru ukur, takar, dan timbangan di 107 kabupaten dan kota yang terdapat 350 calon pengelola pasar yang telah dijadwalkan untuk dilatih," tambahnya.

Selain itu, Mendag juga menyampaikan apresiasinya terhadap Provinsi Jawa Timur, karena setidaknya sudah memiliki 37 unit metrologi legal yang mencakup 97 persen dari seluruh kabupaten dan kota di provinsi tersebut.

"Dalam transaksi perdagangan, kita sering kali hanya memperhatikan harga, ketersediaan stok dan persoalan distribusi. Padahal, ada hal lain yang perlu kita perhatikan yaitu ketepatan ukuran, takaran, dan timbangan," katanya.

Oleh karena itu, Mendag menyampaikan, pemerintah memiliki kebijakan metrologi legal untuk mengendalikan dan memastikan bahwa alat ukur, alat takar, dan alat timbang yang digunakan dalam aktivitas perdagangan dan memastikan tidak ada yang dirugikan, baik pelaku usaha maupun konsumen.

"Perdagangan Indonesia sangat penting, kita ingin menciptakan perdagangan yang adil, perdagangan yang bermanfaat, dan tentunya ini bukan hanya untuk konsumen tetapi juga untuk produsen," tutur Mendag.

Reporter: Natasha Khairunisa Amani

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Bappebti Blokir 249 Situs Entitas Tak Berizin, Terbanyak Sepanjang 2021
Pemerintah Uji Coba Penggunaan Aplikasi Peduli Lindungi di 14 Pasar Rakyat
Genjot Nilai Ekspor, Pemerintah akan Onboarding 1 Juta UMKM
Mendag Bongkar Hasil Kesepakatan di Pertemuan AEM ke-53, Ini Detailnya
Mendag: Harga Bahan Pokok Stabil, Bahkan Cenderung Menurun
Mendag Catat Surplus Agustus 2021 Tertinggi dalam 16 Bulan Terakhir

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami