Mendag Enggar Irit Bicara Ditanya soal Rencana Penggabungan Kemenperin dan Kemendag

UANG | 19 Agustus 2019 13:55 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Wacana peleburan kementerian pada Kabinet Jokowi Jilid II terus menjadi perbincangan. Rencananya Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) akan dijadikan satu kementerian guna efektivitas kinerja.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita tak banyak komentar soal rencana ini. Dia hanya menegaskan bahwa itu wewenang presiden.

"Yah, itu kewenangan presiden," ungkapnya singkat usai diskusi CEO Connect - Exploring ASEAN's Opportunity di Jakarta, Senin (19/08/2019).

Begitu pula ketika ditanya mengenai rencana kerja, Enggar memilih tidak menjawabnya.

Sebelumnya, Ketua Tim Ahli Wakil Presiden Sofjan Wanandi pada Kamis (15/8) mengatakan, Kemendag akan dikerucutkan menjadi per segmen, yakni perdagangan dalam negeri diurus oleh Kementerian Perindustrian.

Sedangkan Kementerian Luar Negeri disinyalir akan memiliki tambahan tugas untuk membantu Kemendag mendorong perdagangan internasional. Kemenlu juga diminta menjadi jembatan komunikasi untuk kepentingan perdagangan dalam dan luar negeri.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Mendag Enggar Ditegur Presiden sebab Ekspor RI Kalah Dibanding Vietnam
Pelemahan Ekspor Dampak Perang Dagang Diproyeksi Masih Hantui Indonesia di 2020
Ditanya soal Kemungkinan Menjabat Lagi, Ini Tanggapan Mendag Enggar
Mendag Enggar Minta Komoditas Ekspor ke China Lebih Spesifik
Mendag Enggar Beberkan Jurus Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 5,3 Persen di 2020

(mdk/idr)