Mendag Enggar siap beri hukuman pengusaha nakal saat Natal dan Tahun Baru 2018

Mendag Enggar siap beri hukuman pengusaha nakal saat Natal dan Tahun Baru 2018
Mendag Enggartiasto Lukita kunjungi gudang Matahari. ©2017 Merdeka.com/Desi Aditia Ningrum
EKONOMI | 2 November 2017 15:47 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukita, mengajak semua pihak menjaga stabilitas harga pangan selama Natal dan Tahun Baru 2018. Meski laju inflasi terkendali, Menteri Enggar menilai pengawasan tetap perlu dilakukan agar perkembangan harga tetap terkontrol.

"Menghadapi bulan November-Desember ini kita akan perketat pengawasannya, kita instrumen hukumnya sudah ada," kata Menteri Enggar, di Kantornya, Jakarta, Kamis (2/11).

Menteri Enggar kembali menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir oknum pengusaha yang kedapatan melakukan kecurangan. "Dan seperti yang berulang kali saya sampaikan, kami pasti akan tindak mereka yang mencoba berani bermain-main. Patuhi ketentuan yang sudah ada."

Namun demikian, Menteri Enggar mengungkapkan hingga hari ini belum ada laporan masuk terkait masalah stok pangan. "Sampai saat ini dari laporan-laporan yang sudah masuk stoknya tidak ada masalah, harga semua terkendali, dan tinggal kita skekarang tetap memantau dan mengawasi itu semua."

"Saya bisa pastikan bahwa di awal November ini beberapa provinsi yang akan lebih meriah perayaan Natal dan tahun barunya maka stoknya kita harapkan sudah ada dan kita minta sudah tersedia di provinsi itu. Apalagi cuaca dan sebagainya mengantisipasi itu maka stok barang sudah harus terdistribusi."

Menteri Enggar mengungkapkan, seluruh daerah telah diintruksikan untuk memantau ketersediaan pangan di daerahnya masing-masing. Terutama komoditas yang biasa digunakan saat perayaan Natal seperti beras, gula dan minyak goreng.

"Kita minta ke seluruh dinas provinsi untuk menyampaikan dan mengajak juga kepala dinas perdagangan kabupaten kota turun ke bawah, memantau betul mengenai ketersediaan dan harga. Jangan pernah ada dan kita biarkan permainan permainan dari para spekulan yang menahan stok sebab itu akan merugikan masyarakat," ujarnya. (mdk/bim)

Baca juga:

Bentuk satgas Natal & Tahun Baru 2018, pemerintah awasi distribusi jaga harga pangan

BPS: Harga cabai merah dan beras masih tinggi di Oktober 2017

Harga lada di Bangka anjlok parah dari Rp 120.000 jadi Rp 60.000 per Kg

Mentega langka di Prancis, harga kue dan roti merangkak naik

Pemerintah cari harga cabai wajar agar tak rugikan produsen dan konsumen

Pengusaha minta pemerintah bebaskan PPN industri cabai pasca panen

Kemendag buka rahasia penyebab harga cabai kerap mahal

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami