Mendag: Hari Pertama Harbolnas Jual Produk Lokal dengan Diskon Besar-besaran

UANG | 9 Desember 2019 13:14 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto mengatakan, seluruh merchant pada hari pertama perayaan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019 yang digelar pada 11-12 Desember hanya akan menawarkan produk-produk buatan dalam negeri.

"Harbolnas 2019 akan diadakan pada 11-12 Desember. Untuk tanggal 11 untuk promosikan produk lokal. Nanti ada diskon besar-besaran, dan promosi gratis ongkir. Ada juga produk hasil alam," ungkap dia saat membuka Harbolnas 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/12).

Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto berharap, hari khusus tersebut dapat bantu meningkatkan transaksi untuk produk lokal hingga ke pasar internasional.

"Yang pasti kita tanggal 11 nanti, semua merchant hanya mempromosikan produk lokal. Sehari penuh tanggal 11. Diharapkan akan mendongkrak produk-produk dalam negeri, bukan hanya di pasaran lokal tapi di pasaran global," tuturnya.

Dia menyatakan, mayoritas barang yang dipasarkan pada hari khusus tersebut adalah produk fesyen. Selain fesyen, ada pula produk-produk lainnya seperti mainan hingga furniture.

"Yang jelas sekarang kan kita sebagian besar adalah fashion. Kalau makanan tuh hanya sekitar 9 persen. Itu ada fashion, produk toys, furniture. Fashion paling tinggi, sekitar 30 persen," tukas dia.

1 dari 1 halaman

Transaksi Harbolnas 2019 Ditarget Tembus Rp8 Triliun

Menteri Perdagangan (Mendag) Agus Suparmanto dan Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia Ignatius Untung resmi meluncurkan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2019 di Hotel Borobudur, Jakarta.

Nilai transaksi Harbolnas yang akan digelar selama dua hari pada 11-12 Desember ini ditargetkan akan naik menjadi Rp8 triliun.

Ignatius Untung mengatakan, target Rp8 triliun tersebut meningkat dari nilai transaksi Harbolnas di tahun sebelumnya yang sekitar Rp6,8 triliun.

Dia optimis target tahun ini bisa tercapai karena adanya partner baru sebagai fasilitator pembayaran, yakni LinkAja.

"Target tahun ini Rp8 triliun, optimis tercapai karena ada partner baru. Tahun ini kita gandeng 1 partner baru. Kita gandeng LinkAja juga. Enggak harus yang transaksinya online, bisa offline juga, tapi pembayaran online," ujar dia di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (9/12).

Menurut laporannya, Harbolnas 2019 mulanya diminati oleh 300 pelaku usaha online yang mendaftar. Namun hanya 235 peserta yang kemudian lulus seleksi.

Sementara itu, Mendag Agus Suparmanto berharap produk lokal dapat menduduki posisi yang sangat bergengsi di hati para penyuka belanja saat perayaan Harbolnas 2019.

"Kami harap acara ini dapat memberi manfaat bagi seluruh stakeholder e-commerce, khususnya UMKM dalam meningkatkan skala usaha dan memanfaatkan e-commerce untuk memasarkan produknya lebih efisien dengan jangkauan global," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Transaksi Harbolnas 2019 Ditarget Tembus Rp8 Triliun
Kenali Bahaya Kecanduan Belanja Online
Jelang Harbolnas, Mendag Serukan Gerakan Belanja Produk Dalam Negeri
Nielsen: Potongan Harga dan Bebas Ongkir Buat Orang Indonesia Rajin Belanja Online
Jokowi Tandatangani Aturan Perdagangan Online, Ini Tanggapan Pelaku Usaha
Lazada Latih Pelaku UMKM Agar Bisa Bersaing di Harbolnas

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.