Mendag Lutfi Sebut Nilai Perdagangan RI-Inggris Masih Rendah

Mendag Lutfi Sebut Nilai Perdagangan RI-Inggris Masih Rendah
Ekspor Impor. ©shutterstock.com
EKONOMI | 29 Juli 2021 17:47 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan, Inggris Raya masih menempati peringkat ke-22 sebagai negara tujuan ekspor dari Indonesia. Sedangkan sebagai negara impor bagi Indonesia berada di peringkat ke-20. Meski begitu hubungan bilateral kedua negara masih menghasilkan surplus neraca perdagangan sebesar USD 327 juta.

"Total perdagangan bilateral Indonesia-Inggris mencapai USD 2,22 miliar dengan surplus perdagangan bagi Indonesia sebesar USD 327 juta," kata Luthfi dalam UK SME's Business Summit 2021, Jakarta, Kamis (29/7).

Luthfi menyebut total nilai ekspor Indonesia ke Inggris tahun 2020 mencapai USD 1,28 miliar. Adapun produk-produk unggulan yang dijual ke Inggris Raya antara lain kategori food ware, produk kayu, furniture dan CPO.

Capaian ini menurutnya masih dibilang rendah. Sebab Indonesia sudah tergabung dalam negara G20 tapi masih belum bisa meningkatkan kerja sama perdagangan. Dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara, Indonesia menempati peringkat kelima.

"Perdagangan Indonesia-Inggris masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain. Di ASEAN saja, Indonesia peringkat ke 5 setelah Singapura, Vietnam, Thailand dan Malaysia," katanya.

Untuk itu dia ingin nilai perdagangan Indonesia-Inggris bisa lebih ditingkatkan. Salah satu upaya yang dilakukan antara lain dengan melakukan kerja sama dengan Inggris membentuk Joint Economic Trade Committee (JETCO). "JETCO juga akan membuka perdagangan yang lebih intensif antar negara ke depan," kata dia.

Adanya kerjasama ini diharapkan bisa meningkatkan hubungan perdagangan Indonesia-Inggris di masa depan. Baik untuk ekspor produk Indonesia ke Inggris maupun Investasi Inggris di Indonesia.

"Kerja sama ini diharapkan bisa membuka akses pasar barang Indonesia ke Inggris dan Investasi Inggris di Indonesia," kata dia. (mdk/azz)

Baca juga:
Peluang Kerja Sama Polri-Kepolisian Panama, Berantas Perdagangan Orang dan Narkoba
Peluang Kerjasama dengan Panama, Polri Sebut Perdagangan Manusia Jadi Perhatian
Indonesia-Singapura Sepakat Kerja Sama 6 Sektor ini
Menko Airlangga Bawa 'Oleh-Oleh' Komitmen Investasi dari Singapura
Perusahaan Singapura Kirim Sumbangan 11.000 Lebih Konsentrator Oksigen ke Indonesia
Kunjungan Kerja ke Singapura, Ini Agenda Menko Airlangga

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami