Mengenal Miliuner Paling Dermawan di Benua Asia

UANG | 10 Januari 2019 08:00 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Orang terkaya Asia saat ini berasal dari India, yaitu Mukesh Ambani. Meski begitu, ternyata para miliuner paling dermawan di Asia berasal dari Negeri Tirai Bambu.

Menurut Value Walk, sosok paling dermawan di Asia adalah He Xiangjian. Dia berada di posisi 7 dalam daftar miliuner paling dermawan dunia di daftar tersebut.

He Xiangjian adalah pendiri Midea Group. Perusahaan itu berdiri pada 1968 dan beroperasi di sektor alat elektronik. Terkini, Xiangjian adalah orang terkaya ke sembilan di China.

Total uang yang diamalkan sang miliuner di tahun 2018 adalah USD 1,1 miliar atau Rp 15,4 triliun (USD 1 = Rp 14.082). Jumlah itu adalah sebesar 5,47 persen harta yang dia miliki pada 2018, yakni USD 20,1 miliar (Rp 283 triliun).

Masih di daftar 10 besar Value Walk, ada nama Li Ka-Shing, konglomerat berusia 90 tahun asal Hong Kong. Pria yang berjuluk Superman itu menyumbangkan USD 1,8 miliar (Rp 25,4 triliun).

Angkanya memang lebih tinggi dari He Xiangjian, tetapi persentase itu tercatat hanya 5,33 persen dari hartanya (Rp 25,3 triliun).

Terakhir, muncul pula nama miliuner Ma Huateng (Pony Ma) yang merupakan bos Tencent. Dia adalah orang terkaya kedua di China setelah Jack Ma dan menyumbangkan USD 2 miliar (Rp 28,1 triliun) di tahun 2018 atau 4,43 persen dari hartanya sebesar USD 45,3 miliar (Rp 637,9 triliun)

Pada tahun 2010 lalu, investor legendaris Warren Buffett memulai program The Giving Pledge bersama Bill Gates. Tujuannya adalah mengajak para miliuner agar menyumbangkan harta mereka.

Tak hanya mengajak orang berderma, Warren Buffett juga membuktikan hal itu lewat tindakannya sendiri. Pasalnya, tahun lalu dia menyumbangkan setengah kekayaannya.

Menurut Value Walk, Buffett menyumbangkan 55,48 persen hartanya di tahun 2018. Total uang yang disumbangkannya mencapai USD 46,6 miliar atau setara Rp 656,3 triliun.

Value Walk mencatat, kekayaan bersih Warren Buffett di tahun 2018 ialah USD 84 miliar (Rp 1.183 triliun). Dia menyumbangkan uangnya ke badan-badan amal, baik yang diurus anaknya, serta Gates Foundation.

Kekayaannya pun sempat merosot karena menyumbangkan total saham sebesar USD 3,4 miliar pada Juli 2018 lalu. Pada waktu itu, ada 17,7 juta lembar saham yang dia sumbangkan.

Pada pertengahan 2018, kekayaannya Buffett sempat menurun di bawah Mark Zuckerberg. Namun, posisi telah kembali berganti, Buffett masih orang terkaya nomor tiga di dunia.

Warren Buffett yang usianya genap 88 tahun masih aktif di dunia investasi. Dalam isu bitcoin dan Apple pun dia sering ikut berkomentar.

Reporter: Tommy Kurnia

Sumber: Liputan6.com (mdk/idr)

Baca juga:
Bengong Semenit, Miliuner Ini Tetap Kantongi Rp 2 Miliar
Jadi Miliuner Paling Beruntung, Kekayaan Bos Uniqlo Bertambah Rp 101 Triliun
Bergelimang Harta, Miliarder Ini Terkenal Hidup Sederhana
Saham Apple Terjun Bebas, Warren Buffett Kehilangan Duit Rp 40,37 Triliun
Harta Pendiri Alibaba Menguap Rp 37,5 Triliun di 2018
Daftar 5 Negara Paling Banyak Cetak Orang Kaya

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.