Menhub Budi Target Pengembangan 3 Pelabuhan Bali Rampung 2020

UANG | 15 November 2019 17:33 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan terus mengawal tiga pembangunan pelabuhan di Bali. Hal itu, sesuai harapan Gubernur Bali Wayan Koster untuk melengkapi infrastruktur pariwisata di Pulau Dewata.

Tiga pembangunan itu, adalah dermaga Pelabuhan Sanur, Denpasar Selatan, Dermaga Pelabuhan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung dan Dermaga Pelabuhan Nusa Lembongan, Kabupaten Klungkung.

"Karena kita tahu Bali ini andalan pariwisata nasional. Tetapi memang perintah Bapak Presiden (Jokowi) berilah sesuatu yang hebat untuk Bali," kata Menteri Budi saat usai membuka Munas Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, Denpasar Selatan, Jumat (15/11).

Menteri Budi juga menerangkan, bahwa pihaknya akan terus mengawal tiga pembangunan pelabuhan itu dan ditargetkan akhir 2020 sudah rampung. "Saya kawal dan kita harapkan ketiga Pelabuhan itu akan selesai pada akhir 2020," harapnya.

1 dari 1 halaman

Bandara Juga Akan Dikembangkan

Saat ditanya soal infrastruktur lainnya, seperti Bandar I Gusti Ngurah Rai Bali dan Pelabuhan Benoa di Denpasar, Menteri Budi menyampaikan tentu akan lebih ditingkatkan untuk menunjang pariwisata di Bali.

"Bandara Ngurah Rai itu akan tingkatkan kapasitasnya. (Pelabuhan) Benoa juga ditingkatkan dengan fungsi-fungsinya. Bukan (hanya) sebagai pelabuhan standar tetapi juga untuk perikanan untuk turis. Ini saya pikir pelabuhan yang lengkap di sini (Pelabuhan Benoa)," ujar Menteri Budi.

(mdk/bim)

Baca juga:
Bos Kadin Ajak Swasta Turut Bangun Ibu Kota Baru
2 Menteri Berlomba Wujudkan Rencana Jokowi Bangun Ibu Kota Baru
Konsep Transportasi di Ibu Kota Baru Disarankan Mengedepankan Aspek Manusia
Butuh Dana Rp 2.058 T Bangun Infrastruktur, Pemerintah Lakukan Skema KPBU
15 November, Jalur Putar Balik di Depan Kampus IISIP Lenteng Agung Ditutup
Tak Hanya Infrastruktur, Jokowi Juga Ingin Bangun Peradaban di Ibu Kota Baru
Bangun 2.500 Km Tol, Pemerintah Ingin Kejar Ketertinggalan dari Malaysia dan Thailand

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.