Menkeu Sri Mulyani harap gubernur baru The Fed miliki ketenangan dan responsif

UANG | 2 November 2017 18:37 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengumumkan Gubernur Federal Reserve (Bank Sentral Amerika) yang baru dalam waktu dekat. Direncanakan, pengumuman bos The Fed terpilih akan dilakukan pada awal bulan ini.

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berharap gubernur bank sentral AS yang baru nantinya memiliki ketenangan dalam mengomunikasikan keputusan yang akan ditetapkan ke depan. Sehingga, pasar dapat mengantisipasi dampak dari keputusan yang diambil.

"Kita berharap yang dipilih adalah yang memiliki ketenangan dalam berkomunikasi. Jadi dalam berkomunikasi itu clear, jelas, tenang dan berbasis kan data sehingga market bisa memiliki pandangan yang relatif jelas," ujar Menteri Sri Mulyani di Kantornya, Jakarta, Kamis (2/11).

Selain itu, Menteri Sri Mulyani juga berharap pengganti gubernur bank sentral AS memiliki ketepatan dan kecepatan dalam menentukan suatu kebijakan. Sebab, hal tersebut akan sangat mempengaruhi sentimen para pelaku pasar global.

"Ketepatan dari arah kebijakannya dan kecepatannya penting, karena itu akan mempengaruhi sentimen dari para pelaku pasar global terhadap persepsi kebijakan di AS. Dan tentu juga akan mempengaruhi sentimen terhadap negara negara lain diluar Amerika," jelasnya.

Menteri Sri Mulyani menambahkan, pemerintah akan memperkuat fondasi kebijakan ekonomi dalam negeri. Pemerintah juga akan mengomunikasikan kebijakan dalam negeri dengan baik. Tujuannya agar Indonesia tidak terpengaruh signifikan terhadap kebijakan yang dikeluarkan oleh Amerika Serikat.

"Untuk kita sebagai negara Indonesia tetap akan menguatkan fondasi fondasi kita, sehingga kita tidak terpengaruh secara signifikan. Kita mengomunikasikan kebijakan kita dengan baik. Apakah itu kebijakan fiskal kita terutama dari sisi jumlah defisit pembiayaan, bagaimana dari sektor moneter dan kesiapan dari sektor lainnya," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:

Ini harapan bos BI pada Gubernur The Fed pengganti Janet Yellen

Dolar menguat, BI nilai wajar jelang putusan Trump soal bos baru The Fed

Bank sentral AS dorong pengusaha naikkan gaji pegawai jaga daya beli

Suku bunga AS naik, BI pastikan pasar keuangan RI kondusif

Sri Mulyani sebut kenaikan suku bunga The Fed sudah diantisipasi

Suku bunga The Fed kembali naik 0,25 persen

Strategi BI agar dana asing tak kabur dari RI karena kebijakan AS

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.