Menkeu Sri Mulyani: Mengelola ekonomi itu sama seperti pacaran

UANG | 17 April 2017 10:38 Reporter : Moch Wahyudi

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan kuliah umum terkait perekonomian global dan Indonesia di Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), Jakarta, hari ini. Menurutnya, mengurus ekonomi sama seperti menata perasaan dalam hubungan asmara.

"Mengelola ekonomi sama kayak pacaran, ada supply dan demand," katanya, Senin (17/4).

Menurutnya, ekonomi bergerak berdasarkan hukum permintaan dan penawaran. Harga barang bakal tinggi jika produksinya lebih kecil ketimbang permintaan. Sebaliknya, harga barang bakal merosot jika produksinya melebihi permintaan.

Begitupun hubungan asmara. "Kasih perhatian jangan berlebihan," kata Menkeu Sri Mulyani disambut tawa peserta kuliah umum. "Atau kalau naksir jangan terlalu obral, nanti harga dirinya jatuh."

Lebih jauh dia menjelaskan, bahwa pertumbuhan ekonomi tergantung pada sejumlah faktor. Yaitu, konsumsi, investasi, perdagangan luar negeri, dan belanja pemerintah.

"Konsumsi dan investasi adalah dua faktor terbesar yang menggerakkan demand di Indonesia," katanya.

"Ekonomi akan sehat jika demand meningkat. Daya beli masyarakat terjaga. Korporasi juga begitu, bakal menambah investasi jika confidence-nya terhadap perekonomian Indonesia meningkat." (mdk/bim)

Baca juga:

Kesalnya Sri Mulyani, mahasiswa doyan demo tanpa paham masalah

Sri Mulyani: Biaya logistik harus dikurangi agar harga lebih murah

4 PR dari Sri Mulyani jadikan RI pusat logistik Asia Pasifik

Menkeu: Pembangunan MCK jadi syarat utama perangi kemiskinan

Sri Mulyani ungkap kondisi ekonomi dunia pasca krisis 2008

Sri Mulyani: Jangan hanya minta duit, tapi program tak jelas

Sri Mulyani: Banyak yang 'ngedumel', saya potong anggaran di 2016

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.