Menkeu Sri Mulyani: Pertumbuhan Ekonomi Digital RI Salah Satu yang Tercepat di Dunia

UANG | 10 Oktober 2019 20:40 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, mengatakan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia menjadi salah satu yang tercepat di dunia. Saat ini nilai ekonomi digital RI mencapai USD 40 miliar. Pada 2025 diharapkan akan menjadi USD 130 miliar atau tumbuh 130 persen.

"Indonesia salah satu dari negara dunia di mana gross ekonomi digitalnya termasuk tercepat setiap tahunnya. Ini angka yang buat kita iri. Kalau kita bicara ada satu sektor ekonomi yang bisa tumbuh 40 miliar di hari gini adalah sesuatu yang luar biasa," jelas dia di acara 'Dampak Tokopedia Terhadap Perekonomian Indonesia', di The Ballroom Djakarta Theater, Kamis (10/10).

Dia juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian 10 tahun lahirnya buah karya anak bangsa Indonesia. "Sepuluh tahun Tokopedia hadir di Republik Indonesia. Anak dari buah karya cipta anak Indonesia. Kita berharap dekade pertama, dan akan diikuti dekade-dekade lainnya hingga lebih dari 100 tahun ke depan," kata Menteri Sri Mulyani.

Menteri Sri Mulyani mengatakan nama 'Tokopedia' sendiri bukan lah sesuatu yang baru di telinga masyarakat. Bahkan, marketplace ini telah masuk ke setiap rumah-rumah yang ada di Tanah Air. "Nama ini (Tokopedia) sebuah company baru yang biasa disebutkan di setiap rumah," imbuh dia.

Menteri Sri Mulyani turut berbangga, selain sebagai salah satu unicorn di Indonesia, Tokopedia memiliki populasi lebih dari 90 juta penggua aktif per bulan. Di samping itu, perusahaan teknologi ini juga telah membantu lebih dari 6,4 juta masyarakat menjadi pengusaha e-commerce.

"Tokopedia memberikan jawaban terhadap berbagai halangan yang dihadapi oleh pelaku ekonomi digital untuk bisa melakukan kegiatan ekonomi produktifnya. Ini sesuatu yang luar biasa positif," jelas dia. (mdk/bim)

Baca juga:
Menteri Rudiantara Pesan Bukalapak dkk Turut Bantu Naikkan Kelas Pelaku UMKM
Tingkatkan Kualitas Penilaian Kredit, UangTeman Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Jakarta
Bos Bappenas Ingatkan Multifinance Harus Siap Bersaing di Era Digital
Menengok Pentingnya Data untuk Efektivitas Pemasaran
Kunjungi Bukalapak, Mantan PM Australia Belajar soal Inovasi Perekonomian Digital
Aplikasi Ottopay Tawarkan Solusi Pembayaran Digital bagi Pedagang dan UMKM
Pemerintah Dorong Penerapan Tourism 4.0, Pengelolaan Pariwisata Berbasis Digital

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.