Menko Airlangga: Pengaturan Tempat Wisata Diserahkan ke Pemda Masing-masing

Menko Airlangga: Pengaturan Tempat Wisata Diserahkan ke Pemda Masing-masing
Airlangga Hartarto. ©2020 Humas Kemenko Perekonomian
UANG | 15 Mei 2021 19:30 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto menyerahkan sepenuhnya pengaturan tempat wisata secara teknis kepada masing-masing pemerintah daerah (Pemda). Pernyataan ini, merespons maraknya tempat wisata yang ramai pengunjung di masa libur Lebaran Idul Fitri 2021.

"Dan tentunya pengaturan (tempat wisata) diserahkan kepada pemerintah daerah masing-masing. Ini yang pengaturan teknis dari masing-masing pemda bisa mengatur," ujarnya dalam acara Talkshow bertajuk Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, Sabtu (15/5).

Kendati demikian, Airlangga menyebut, aturan pelaksana terkait tempat wisata harus mengacu pada kebijakan PPKM Mikro. Di antaranya menerapkan protokol kesehatan secara ketat dengan mewajibkan pengunjung untuk menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak di seluruh area wisata.

"Jadi, sebetulnya pemerintah sudah jelas mengatur dalam PPKM Mikro bahwa tempat-tempat publik diwajibkan untuk mengikuti protokol kesehatan. Dalam PPKM Mikro itu adalah menggunakan masker, menggunakan jarak, dan mencuci tangan," terangnya.

Selain itu, untuk daerah dengan zona merah dan oranye, tempat wisata dilarang buka dan beroperasi. Hal ini untuk mengurangi tingkat penularan Covid-19 di area wisata.

Terakhir, Pemda juga wajib mengingatkan pengelola tempat wisata membatasi kapasitas pengunjung. Yakni maksimal 50 persen dari kapasitas yang ada.

"Sehingga, tentu yang dilarang adalah tempat wisata yang sifatnya komunal," tutupnya. (mdk/idr)

Baca juga:
Dirlantas Polda Metro Patroli Udara Pantau Objek Wisata di Jakarta
Ancol, TMII dan Ragunan Ditutup 16-17 Mei
Doni Monardo Minta Satgas Daerah Tutup Tempat Wisata yang Pengunjungnya Membeludak
Cegah Penyebaran Covid-19, Pemkab Indramayu Larang Wahana Water Boom Beroperasi
H+2 Lebaran, TMII Batasi Hanya 18.000 Pengunjung
Lebaran H+2, Warga Padati Museum Fatahillah

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami