Menko Darmin Mengeluh Pusing Saat Lapor SPT Pajak Gunakan e-Filling, Kenapa?

Menko Darmin Mengeluh Pusing Saat Lapor SPT Pajak Gunakan e-Filling, Kenapa?
Darmin Nasution soal SPT Pajak Pakai e-Filling. ©Istimewa
UANG | 24 April 2019 17:30 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, tampil sebagai pembicara dalam Seminar Nasional Perpajakan di Kampus PKN STAN, Tangerang Selatan. Mantan Direktur Jenderal Pajak ini pun sempat mengeluhkan kesulitan yang kerap dia hadapi saat melapor SPT Pajak gunakan aplikasi e-Filling. Dia mengaku pusing saat memanfaatkan aplikasi tersebut.

"Saya pusing gunakan apps untuk isi SPT itu, karena apa? Tidak bisa di-save (disimpan)," kata dia, Tangerang Selatan, Rabu (24/4).

Penyebabnya, kata Menko Darmin, data yang sudah dia masukkan dalam form pengisian tidak bisa disimpan sehingga jika proses pengisian harus berhenti, maka dia harus diulang lagi dari awal.

"Coba anda sudah isi setengah mau dilanjutkan besok, tidak bisa disave. Harus diulangi lagi," ujarnya.

Dia berharap agar ke depan Ditjen Pajak dapat meningkatkan kualitas maupun layanan aplikasi lapor SPT Pajak tersebut sehingga betul-betul memudahkan masyarakat untuk menggunakannya. "Ini kritik untuk teman-teman di Pajak (Ditjen Pajak) e-Filling itu coba canggih sedikit lah," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:
Hari Terakhir, DJP Catat 11,23 Juta Wajib Pajak Lapor SPT
Keterangan Lengkap soal Sri Mulyani Lapor SPT Secara Manual
Gencar Kampanyekan E-filing, Sri Mulyani Pilih Lapor SPT Manual
Sri Mulyani Cek Proses Laporan SPT di Kantor Pajak
Batas Waktu Pelaporan SPT Wajib Pajak Pribadi Diperpanjang Hingga 1 April 2019
Kemenkeu Catat Sudah 7,6 Juta Wajib Pajak Lapor SPT
Hingga 19 Maret, Kemenkeu Catat Pelaporan SPT Capai 7,3 Juta

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami