Menko Darmin minta siswa SMK diberikan sertifikat kompetensi

Menko Darmin minta siswa SMK diberikan sertifikat kompetensi
Anak SMK di Bali ciptakan motor bahan bakar air. ©2016 Merdeka.com
UANG | 7 Juli 2016 19:00 Reporter : Hana Adi Perdana

Merdeka.com - Menteri Koordinator Perekonomian, Darmin Nasution, meminta siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) bisa mendapatkan sertifikat kompetensi di awal masa pendidikan. Minimal pemberian sertifikat bisa dilakukan usai siswa menempuh dua semester masa pendidikan.

"Saya bilang bahwa STM kita itu tiga tahun baru dapat ijazah, bukan begitu caranya. Boleh saja tahun ketiga dapat ijazah, tapi tahun pertama, dia harus punya sertifikat kompetensi,‎" jelas Menko Darmin saat ditemui di rumah dinasnya, Jalan Widya Chandra, Jakarta, Kamis (7/7).

Sertifikat ini nantinya akan dibagi dalam sejumlah tingkatan. Dia menjelaskan hal ini dilakukan untuk mengantisipasi apabila seseorang putus sekolahnya. Sehingga, ketika ada yang putus sekolah mereka punya modal untuk bisa bekerja.

"Sehingga, kalau sampai tahun kedua bapaknya meninggal, adeknya sakit ya tidak bisa terus, yang terjadi dia tidak bisa dapat apa-apa cuma dapet cerita," kata dia. (mdk/bim)

Menaker Hanif minta masalah ketenagakerjaan tak dianggap remeh

Aturan tenaga kerja asing RI 'tak cocok' dengan pasar bebas AS

Korporasi Jepang susun pedoman, pekerja LGBT dimudahkan ubah kelamin

Djarum daftarkan 46.849 pekerja borongan ke BPJS Ketenagakerjaan

Intimidasi calo, perusahaan terpaksa rekrut pekerja minim kualitas

Daftar kota dunia rumah para 'penggila kerja', salah satunya Jakarta

5 Aturan kerja unik dari penjuru dunia, bikin senyum-senyum sendiri

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami