Menko Luhut: Asing Jangan Dikte Indonesia soal Kelapa Sawit

UANG | 16 Juli 2019 18:04 Reporter : Idris Rusadi Putra

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menegaskan bahwa pemerintah Indonesia menolak untuk didikte oleh pihak asing dalam pembuatan kebijakan tentang kelapa sawit.

"Asing itu sudah saya katakan jangan mendikte kita. Tidak perlu kita didikte," katanya seperti dikutip Antara.

Pemerintah Indonesia, menurut Menteri Luhut, bersedia menerima peluang kerja sama termasuk terhadap saran dan masukan.

Namun, Indonesia tidak akan menerima niat dari pihak manapun yang hendak mendikte Indonesia. Pemerintah Indonesia bersedia untuk duduk bersama Program Lingkungan PBB UNEP, World Bank dan komunitas World Economic Forum untuk mencari tahu apa saja yang bisa dikerjakan bersama-sama.

Menurut dia, pemerintah telah memahami permasalahan tentang kehutanan. "Dan kami bertindak dengan cepat," katanya.

Presiden Joko Widodo, kata dia, juga sudah mengeluarkan moratorium lahan sawit.

Menteri Luhut memberi contoh kebijakan pemerintah yang melarang pembukaan lahan baru untuk perkebunan kelapa sawit.

Luhut mengatakan masalah deforestasi harus diselesaikan dengan menemukan titik keseimbangan antara tercapainya kelestarian lingkungan, kesejahteraan rakyat, ketahanan pangan nasional dan penetapan peraturan perundang-undangan.

Baca juga:
Bank Dunia Sebut 80 Persen Lahan Sawit RI Bermasalah, Ini Tanggapan Luhut
Target Ekspor 7 Juta Ton CPO, GAPKI Minta Pemerintah Nego Bea Masuk dengan India
22 Gubernur Diimbau Buat Aturan soal Tata Niaga Kelapa Sawit
Apkasindo Ajak Petani Kelapa Sawit Melek Teknologi
Malaysia akan Tindak Sekolah yang Sebar 'Propaganda Anti Minyak Sawit'
Industri Oleokimia Salah Satu Peraih Insentif Pajak Terbanyak

(mdk/idr)