Menko Luhut Bangga GO-JEK Sumbang Rp 44 Triliun ke Perekonomian Indonesia

UANG | 11 April 2019 19:20 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, menghadiri pemberian penghargaan mitra juara GO-JEK 2018 di Ancol, Jakarta. Dalam kesempatan itu, dia menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian salah satu perusahaan start up milik Indonesia tersebut.

Menko Luhut mengatakan, saat ini semakin banyak start up milik Indonesia yang terus menunjukkan perkembangan cukup baik. GO-JEK sendiri sudah menyumbang Rp 44 triliun kontribusi terhadap perekonomian negara.

"GO-JEK ini yang sudah go internasional, ini merunut saya menjadi suatu kebanggaan yang bagus sekali. Lapangan kerja karena teknologi itu tidak lagi susah karena ada GO-JEK," jelasnya di Jakarta, Kamis (11/4).

"Terjadi sekarang shifting, mengenai berbisnis orang lebih efisien, lebih luas. Saya pikir GO-JEK memiliki peran penting. Rp 44 triliun angka yang cukup besar," sambungnya.

Tidak hanya itu, Menko Luhut bersama Founder dan Global Ceo GO-JEK Nadiem Makarim mencoba jaket hijau yang biasanya dipakai oleh pengemudi (driver) GO-JEK. "Wah, saya boleh pakai? Tidak apa-apa kan saya mengampanyekan?" ujarnya.

Momentum ini pun mendapat perhatian dan tepuk tangan dari seluruh peserta yang hadir. Menko Luhut juga memberikan selamat kepada seluruh pemenang mitra juara GO-JEK 2018.

Ke depan, Mantan Menteri Perindustrian tersebut menambahkan, pemerintah akan terus mendorong agar semakin banyak start up yang memiliki kinerja baik seperti GO-JEK. Dia pun meminta, agar GO-JEK tidak takut bersaing dengan kompetitornya seperti Grab.

"Kita juga melihat seperti GO-JEK harus dilindungi, ada keberpihakan pemerintah dan tapi harus mampu bersaing, seperti dengan Grab. Karena kalau sendiri dia jadi manja nanti. GO-JEK manajemannya Indonesia masih bagus dan baik, ini harus dipertahankan supaya kita bagus," tandasnya. (mdk/bim)

Baca juga:
Menkominfo Soal Go-Jek Jadi Decacorn: Saya Bangga!
Gojek Susul Grab Jadi Startup Decacorn
Riset Berikan Status Decacorn, ini Respons GO-JEK
GO-JEK Gelar Pelatihan P3K Hingga Manajemen Keuangan Bagi Driver
Go-Jek Bantah Dua Petinggi Go-Viet Hengkang
4 Deretan Tuntutan Usai Tarif Ojek Online Dinaikan
Susul Grab, Go-Jek Segera Rambah Danau Toba

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.