Menko Luhut Bela Menhub Budi soal Tingginya Harga Tiket Pesawat

UANG | 8 Mei 2019 19:42 Reporter : Yayu Agustini Rahayu

Merdeka.com - Media sosial Twitter beberapa hari ini diramaikan satu tagar (tanda pagar) #PecatBudiKarya. Tagar tersebut menjadi trending selama dua hari terakhir ini dan berisi cuitan para netizen yang kecewa lantaran harga tiket pesawat yang tak kunjung turun.

Netizen menilai, sebagai seorang Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi telah gagal mengatur harga tiket pesawat yang dinilai memberatkan masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menyatakan pembelaannya kepada Menhub Budi. Dia menilai, kinerja Menhub Budi selama ini sudah baik.

"Gak ada, gak lah (tidak gagal), Pak Budi Karya itu kan paten, bagus kok," kata dia di kantornya, Rabu (8/5).

Dia menjanjikan harga tiket pesawat pasti dapat kembali turun. "Tenang saja lah, kita lihat gimana mekanisme di market," ujarnya.

Dia mengungkapkan, salah satu faktor yang membuat melambungnya harga tiket pesawat saat ini adalah mahalnya harga bahan bakar pesawat, yaitu avtur. Saat ini, penjualan avtur di Indonesia dimonopoli oleh Pertamina. Oleh karena itu, dia berharap akan ada pemain lain yang turut memasok kebutuhan avtur kepada maskapai domestik.

"Kan sekarang ini harga minyak juga sudah kita minta bukan hanya Pertamina saja, jadi supaya masuk private sector lain sehingga kalau ada kompetisi, harganya bisa turun," ujarnya.

Dia mengakui saat ini harga avtur di Indonesia yang dijual oleh Pertamina memang tergolong tinggi. Jauh lebih mahal dibanding harga jual di Singapura. "Kalau sekarang beda (harganya) dengan Singapura itu 25 persen. Kita mau bedanya jangan terlalu jauh dengan Singapura," tutupnya.

Baca juga:false
Harga Tiket Pesawat Mahal, Menhub Budi Pastikan Tarif Batas Atas Segera Diturunkan
Mengupas Kebijakan Penurunan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat
Penurunan Tarif Batas Atas Tiket Pesawat Diminta Perhatikan Operasional Maskapai
Tiket Pesawat Mahal, Pemudik Lewat Jalur Darat Diprediksi Naik 10 Persen
Wapres JK Minta Penurunan Harga Tiket Pesawat Dikaji Lebih Bijak
Imbas Tiket Pesawat Mahal, AP I Akui Jumlah Penumpang Turun 3,5 Juta Orang

(mdk/idr)