Menko Luhut: GO-BLUEBIRD jadi solusi taksi online dan konvensional

UANG | 30 Maret 2017 14:27 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyaksikan langsung peluncuran GO-BLUEBIRD, merupakan hasil kerja sama antara taksi Blue Bird Indonesia dengan GO-JEK. Luhut mengatakan, kerja sama tersebut merupakan solusi atas permasalahan taksi online dan konvensional selama ini.

"Saya terus terang sangat senang dengan kegiatan pagi ini. Artinya pak Menhub dengan Pak Purnomo (bos Blue Bird) dan Nadiem (bos GO-JEK) bisa membuat jalan keluar dari masalah taksi online ini," ungkap Luhut di Club Borobudur, Jakarta, Kamis (30/3).

Luhut mengatakan, kolaborasi antara taksi online dan konvensional memang harus terus dilakukan. Hal tersebut mengikuti perkembangan teknologi yang semakin maju. "Prinsipnya kolaborasi memang harus dilakukan. Karena teknologi berkembang, teknologi begitu cepatnya membuat perubahan dalam kehidupan kita," katanya.

Selain itu, Luhut mengajak taksi konvensional lainnya bergabung dengan taksi online. Dengan begitu, keadilan bagi taksi online dan taksi konvensional-pun dapat tercapai.

"Saya mohon teman teman yang lain, yang belum gabung bisa gabung. Saya minta teman teman media bisa sosialisasikan dengan baik," ungkapnya.

Baca juga:
Komisi V DPR sepakat revisi aturan keberadaan transportasi online
Per 1 April, 8 KRL dari Jakarta Kota-Bekasi tak lewat Manggarai
Pakai Go-Car dan Go-BlueBird beda harga. Murah mana?
Pesan Blue Bird di aplikasi GO-JEK, tarif tetap pakai argo
Pesan taksi Blue Bird kini bisa lewat aplikasi GO-JEK

(mdk/idr)