Menko Luhut Minta Pemda Morowali Lebih Kreatif Manfaat Kawasan Industri

UANG | 12 Januari 2019 11:03 Reporter : Wilfridus Setu Embu

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mendorong Pemerintah Daerah Morowali agar cepat tanggap dan memanfaatkan peluang bisnis yang muncul dengan kehadiran kawasan industri. Sebab, menurutnya, ada begitu banyak peluang bisnis yang bisa digarap.

Salah satu peluang bisnis yang bisa dikembangkan adalah makanan. Dia menilai, jumlah karyawan di kawasan industri yang mencapai 30.000 orang, kata Luhut, merupakan potensi pasar yang besar jika digarap.

"Pemerintah daerah harus bantu Bupati coba suplai bahan makanan kemari. Ada 30.000 orang (karyawan). Kita hitung tadi malam berapa ekor ayam, ikan, sayur," kata Luhut, di Kawasan Industri Morowali, Sulawesi Tengah ditulis Sabtu (12/1).

"Sekarang peluang sudah ada. Jangan dihilangkan, kalau kita mau maju. Atau kita mau dijajah secara teknologi atau ekonomi karena kita malas," lanjut Luhut.

Dengan demikian, keuntungan yang diterima masyarakat akibat kehadiran kawasan industri bisa makin banyak. "Coba dilihat supaya rakyat kita dapat. Jadi pendidikan dapat, nanti yang lain juga bisa kita kembangkan dan itu bertahap tidak bisa seperti balikkan tangan," ungkapnya.

Dia pun meminta kepada pengelola Kawasan Industri Morowali agar juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengembangkan kerja sama. "Saya katakan sama Pak Hamid (Managing Director IMIP, Hamid Mina,) biar lah Perusda (Perusahaan Daerah) juga terlibat. Supaya ada kegiatan ekonomi lain," jelasnya.

Koordinasi antara pengelola Kawasan Industri Morowali dengan pemerintah daerah juga sangat penting untuk menjaga agar iklim investasi tetap kondusif. "Tapi jujur melihat kalau orang mau datang investasi kita harus rawat dengan bagus. Tapi kita bikin koridor bermain supaya national interest kita tidak terganggu," tandasnya.

Baca juga:
Minta Restu Jokowi, Menperin Airlangga Perluas Kapasitas Politeknik Industri Morowali
Pemerintah Bakal Lengkapi Kawasan Industri Morowali dengan Teknologi 5G
Pemerintah Resmikan Pembangunan Pabrik Baterai Mobil Listrik di Morowali
Bappenas: Bonus Demografi Harus Dimanfaatkan, Kalau Tidak Akan Jadi Beban
Kemenperin: Industri Makanan dan Minuman Raih Peluang di Tahun Pemilu

(mdk/azz)