Menko Luhut: Tidak ada niat menyewakan Pulau Nipa ke asing

UANG | 11 Maret 2017 19:00 Reporter : Faiq Hidayat

Merdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Panjaitan menegaskan bahwa pemerintah Jokowi-JK tidak berniat menyewakan Pulau Tolop dan Nipa kepada asing.

"Kami hanya melihat potensi apa yang bisa dikembangkan pada kedua pulau ini, tidak ada pikiran ke situ (untuk menyewakan kepada asing)," ujar Luhut dalam keterangan resminya, Sabtu (11/3).

Luhut mengatakan, Pulau Nipa dan Pulau Tolop, yang letaknya tidak jauh dari Singapura harus dikembangkan dan memberi manfaat untuk pemerintah daerah. Kegiatan labuh jangkar ilegal di Pulau Tolop yang dia saksikan dari atas helikopter dalam perjalanan ke pulau tersebut bisa menjadi potensi pendapatan pemerintah daerah.

Menurutnya, studi tentang hal ini sedang dibuat oleh Port of Rotterdam apakah peruntukannya bisa untuk storage tank atau area lego jangkar, untuk menerima kelebihan (spill over) kapal-kapal dari Singapura.

"Kalau itu bisa ditata dengan baik tentu akan jadi pendapatan untuk Batam, maupun pusat. Saat ini kapal-kapal yang berlabuh di Singapura sudah padat, kita bisa melakukan kerjasama (dengan Singapura) ," kata Luhut.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan menerima kunjungan Chief Executive Officer (CEO) Temasek Holding, Ho Ching di Kantornya, Jakarta. Dalam pertemuan ini, keduanya membahas berbagai isi terkini mulai dari politik sampai ekonomi.

Singapura tertarik berinvestasi di bidang infrastruktur baik jalan maupun listrik sesuai dengan fokus Pemerintah Jokowi- JK. Bukan hanya itu, Singapura juga tertarik menanam modal di berbagai Pulau di Indonesia.

"Jalan, listrik, airport, pertanian juga tadi, dan investor terbesar indonesia kan dari Singapura dan mereka ingin lagi investasi. Presiden juga memang mengarahkan investasi langsung dan mereka tertarik juga di daerah Batam, Bintan, Karimun, karena dekat dengan Singapura. Jadi saya tawarkan juga kerja sama di pulau Telok dan Nipa, dia juga melihat Temasek ada peluang ke sana," kata Luhut, senin (6/3).

Luhut menyebut, saat ini Singapura sangat tertarik berinvestasi di Pulau Telok dan Nipa untuk membangun tangki timbun (Storage tank) kerana kedalaman laut di sana yang sesui membangun tangki.

"Misalnya buat storage tank, misalnya daerah itukan kedalaman lautnya dalam, jadi bisa saja jadi pelabuhan yang dalam." tutupnya.


Luhut temukan kegiatan labuh jangkar ilegal di Kepulauan Riau
Luhut panggil 3 menteri bahas proyek tanggul raksasa Jakarta
Pemerintah putuskan proyek LRT bakal dibiayai APBN dan perbankan
Menko Luhut sebut Australia siap bantu RI selesaikan kasus Montara
Menko Luhut tambah operasi Kapal Ro-ro pagi dan sore
Peringatan 75 tahun Perang Dunia II, Museum Bahari gelar pameran
Inalum sanggup ambil alih saham Freeport

(mdk/sau)