Menkominfo: Startup di Singapura dan Brunei Dapat Tambahan Modal dari Pemerintah

UANG | 18 Agustus 2019 12:57 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara mengakui masih banyak Pekerjaan Rumah (PR) pemerintah dalam membangun ekosistem yang mendukung lahirnya startup di Indonesia.

Hal itu ia sampaikan pada acara The Nation Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Satu Indonesia dengan tema Sumber Daya Digital Millenial Unggul, 1000 Inovasi Digital – Indonesia Maju di Istora Senayan siang ini.

"Yang jelas dari pemerintah benahi saja dulu sekarang, dengan cara sekarang saja kita sudah punya 3 unicorn dan 1 decacorn. Apalagi kalau nanti di kabinet yang akan datang kan nanti Pak Jokowi sudah katakan akan ada wadah khusus digital dan ekonomi kreatif pastinya akan lebih banyak lagi unicorn yang di Indonesia," tuturnya di Jakarta, Minggu (18/8).

Rudiantara menyebut, di sejumlah negara tetangga saja, pemerintahnya memberikan modal tambahan bagi perusahaan rintisan. "Tetangga kita saja di Singapura, Brunei itu menjadi startup kalau sudah melewati fase yang betul, itu bahkan diberi side capital oleh pemerintah kalau tidak salah itu UD 13 ribu atau USD 30 ribu, itu tambahan dari pemerintah," ujarnya.

"Nah di kita kan belum ada, semua bergerak, nanti kita akan lebih baik lagi, lebih tertata lagi di kabinet akan datang akan lebih banyak lagi startup-startup dan success rate nya naik yang penting itu dan unicorn nambah dan decacorn nambah," tegasnya.

Reporter: Bawono Yadika

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Wapres Jusuf Kalla Resmikan Program Gerakan Nasional 1000 Startup
Wapres JK: Tiru China yang Efisien Lakukan Inovasi di Ekonomi Digital
Sri Mulyani: Era Digital Buka Peluang Generasi Muda Kembangkan Kapasitas
Goola, Startup Milik Anak Jokowi Dapat Tambahan Modal Rp 71 Miliar
Traveloka PayLater Terapkan Sistem Perlindungan Data Berlapis
50 Unicorn Baru Bakal Muncul di Dunia

(mdk/idr)