Menkop Teten Libatkan Koperasi Beli dan Pasarkan Hasil Pangan Petani

Menkop Teten Libatkan Koperasi Beli dan Pasarkan Hasil Pangan Petani
UANG | 18 November 2020 18:49 Reporter : Anisyah Al Faqir

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki menjelaskan bahwa dalam pengembangan sektor pangan, pemerintah melakukan integrasi semua program yang ada di kementerian. Konsolidasi yang dilakukan pun dua arah antara pemerintah dengan pelaku usaha.

"Kami sadari perlu adanya integrasi semua program yang ada di kementerian," kata Teten dalam acara Jakarta Food Security Summits-5 pada Sesi II: Memaksimalkan Potensi Pasar Domestik, Jakarta, Rabu (18/11).

Saat ini pemerintah tengah mengembangkan sebuah koperasi di Demak, Jawa Tengah. Rencananya pada Januari 2021 akan dilakukan pembangunan yang pembiayaannya melalui mekanisme Kredit Usaha Rakyat (KUR). Program ini juga sudah memiliki komitmen dengan salah satu bank himbara melalui koperasi. Pembiayaan ini akan diperkuat lewat BLU Kementerian Koperasi dan UKM.

Teten menyebut, koperasi petani nantinya akan membeli secara tunai produk petani. Lalu koperasi akan mencarikan pasar untuk menjual produk baik itu kepada BUMN maupun perusahaan swasta.

"Jadi petani punya kepastian, bayarnya tunai dan koperasi nanti yang berhubungan dengan market, apakah itu BUMN atau swasta atau dijual langsung ke konsumen," tutur Teten.

Skema ini diharapkan bisa menjadi sumber pembiayaan ke sektor pangan yang sekarang ini dianggap berisiko tinggi. Pembiayaan sektor pangan kecil ini, di Jawa Tengah sudah melibatkan Jamkrida untuk melakukan penjaminan koperasi. Namun sayangnya Jamkrida di wilayah lain belum mau terlibat dalam pembiayaan ini.

Diharapkan petani hanya fokus pada proses produksi dan peningkatan produktivitasnya saja. Terkait pencarian pasar dan harga jual menjadi tanggung jawab koperasi.

Baca Selanjutnya: Kelola Hasil Pertanian...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami