Menkop Teten Minta Anggaran Rp4,6 Triliun Digeser untuk UMKM

Menkop Teten Minta Anggaran Rp4,6 Triliun  Digeser untuk UMKM
UANG | 12 November 2020 13:04 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki meminta perluasan anggaran untuk melakukan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Menurut dia, nominal anggaran yang dibutuhkan harus lebih dari Rp1 triliun.

"Setelah ini kalau anggarannya di bawah Rp1 triliun saya enggak bisa banyak ngomong," ujar dia dalam webinar series bersama Sinarmas, Kamis (12/11).

Teten mengatakan, dirinya sudah menyampaikan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk merombak pembiayaan kepada UMKM secara total. "Jadi ini yang sedang kami kerjakan dengan pak Menteri Bappenas, dan Menteri Bappenas sudah menyampaikan ke publik bahwa pak Presiden sekarang mau bergeser dari infrastruktur ke UMKM," ungkap dia.

Menurut perhitungannya, pelaksanaan pendampingan akan lebih efektif jika anggaran bagi UMKM dapat dipusatkan di bawah Kementerian Koperasi dan UKM. Adapun besaran dana bagi UMKM di seluruh kementerian yang ada diperkirakan mencapai Rp4,6 triliun.

"Mungkin nanti dalam praktiknya mungkin, kan sekarang anggaran untuk UMKM nyebar di kementerian, sekitar Rp4,6 triliun," kata Teten.

"Itu kalau dipindahin ke tempat saya lumayan. Apalagi kalau 15 persen untuk pembangunan infrastruktur digeser untuk UMKM, ini kerjasama bagus. Kita dorong UMKM berjaya," serunya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
Menkop Teten Nilai Pendampingan UMKM di Daerah masih Asal-Asalan
Pemerintah Ingin Fintech dan Perbankan Kolaborasi Bantu UMKM
Hibah Modal Kerja Diserbu 28 Juta Pendaftar, Teten Minta Kuota Penerima Ditambah
Pemerintah Dorong Kemitraan UMKM Terintegrasi Rantai Pasok dengan Usaha Besar
Tak Mampu Bayar Sewa, 10.000 Warteg Pindah dari Jakarta Sejak PSBB
Pemerintah Siapkan Rp2,5 M untuk Pengadaan Barang dan Jasa dari UMKM

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami