Menkop Teten Nilai Pasar Laut Indonesia Mampu Sejahterakan Masyarakat

Menkop Teten Nilai Pasar Laut Indonesia Mampu Sejahterakan Masyarakat
UANG | 19 Agustus 2020 10:44 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, Pasar Laut Indonesia dan Sistem Resi Gudang Ikan yang diresmikan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Indonesia. Tidak hanya saja pelaku usaha yang mayoritas 96 persen di sektor perikanan.

"Saya mengucapkan selamat kepada KKP atas peluncuran pasar laut Indonesia dan sistem resi gudang ikan. Saya kira masih UMKM ini jelas-jelas akan memberi manfaat yang luar biasa," kata Teten dalam soft launching Pasar laut Indonesia dan Sistem Resi Gudang Ikan secara Virtual, Rabu (19/8).

Dia menambahkan, sistem resi gudang sangat tepat diterapkan di masa pandemi covid-19 ini. Karena pandemi telah menurunkan permintaan, sehingga tidak hanya komoditi perikanan saja yang akan meningkat melainkan komoditi lain juga akan terdorong.

"Khusus ikan saya membaca laporan FAO di tengah pandemi covid-19 ini ternyata masih tumbuh 3,1 persen konsumsi ikan, dan ini lebih tinggi dari pada pertumbuhan konsumsi protein lainnya yang hanya 2,1 persen," ujarnya.

Menurutnya memang komoditas ikan ini makin digemari di dunia, karena ikan masuk ke dalam healthy food. Namun, di Indonesia masyarakat masih gemar konsumsi daging-dagingan seperti daging sapi.

Padahal dengan kekayaan laut yang dimiliki Indonesia, Pemerintah harus bisa menggiring dan mengubah cara konsumsi masyarakat untuk beralih ke komoditas ikan atau komoditas laut lainnya. Dengan begitu bisa menjawab masalah stunting di Indonesia dengan mengkonsumsi protein dari laut, atau masalah lainnya.

"Saya ditugaskan oleh pak Presiden untuk mengontrol masalah pangan dan isu yang terbesar ini kan kita terus-menerus impor daging sapi. Kalo swasembada sapi tidak mungkin, karena antara lahan kita hampir tidak memadai, sementara kita punya laut yang begitu luas kita mesti giring berubah cara konsumsi masyarakat kita," tandasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com (mdk/azz)

Baca juga:
KKP Resmikan program Pasar Laut Indonesia dan Sistem Resi Gudang Ikan
10 Jenis Ikan Paling Mematikan di Dunia, Waspadai saat Berenang di Laut
Edhy Prabowo Pastikan Bisnis Budidaya Udang Lebih Kondusif dan Ramah Investasi
Menteri Edhy Sebut Keuntungan Penambak Udang Bisa Capai Rp 300 Juta
KKP dan Polri Gagalkan Penyelundupan 54,9 Ton Ikan Patin Ilegal
Menteri Edhy: Sumber Daya Laut Kita Melimpah, Tapi Baru 10 Persen Dimanfaatkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami