Menkop Teten Sebut APD Produksi UMKM Binaan Sudah Sesuai Standar Kesehatan

Menkop Teten Sebut APD Produksi UMKM Binaan Sudah Sesuai Standar Kesehatan
Menkop Teten Masduki. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
EKONOMI | 6 Mei 2020 11:40 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, Alat Pelindung Diri (APD) produksi usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan kementeriannya telah terkurasi sesuai standar kesehatan yang ditetapkan pemerintah, sehingga aman digunakan untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 di Tanah Air.

"Saat ini sudah 150 UMKM binaan telah menjadi mitra, dan produk APD mereka sudah terkurasi. Sehingga memenuhi standar kesehatan," kata Teten melalui keterangan tertulis, Rabu (6/5).

Dia menjelaskan, pemerintah menggandeng industri swasta yang peduli dengan kualitas produksi UKM lokal melalui Karya Nusantara dari PT Daruma. Sebab, perusahaan telah memiliki izin dan otoritas di bidang perlengkapan kesehatan, untuk menjadi kurator dan pendamping UMKM produsen APD.

Ke depan, sudah ada 300 UMKM yang sedang mengajukan untuk menjadi pemasok APD yang produknya akan segera diseleksi. Mereka tersebar di berbagai daerah, terutama terbanyak di Pulau Jawa.

"Kebutuhan APD kami lihat sebagai suatu peluang bisnis bagi UMKM dan koperasi yang selama ini terdampak covid-19 yang mengalami kesulitan pembiayaan karena penghasilan menurun. Sehingga sekarang kami ajak UMKM untuk banting setir," terangnya.

2 dari 2 halaman
menkop teten sebut apd produksi umkm binaan sudah sesuai standar kesehatan

Dirinya pun mendorong lebih banyak UMKM untuk beralih memproduksi APD, khususnya masker kain sebagai upaya menekan penyebaran virus berbahaya asal kota Wuhan. Sekaligus mempertahankan kelangsungan bisnis UMKM di tengah masa sulit ini.

Bahkan, pihaknya menggelar pelatihan secara daring bagi UMKM untuk membuat APD, khususnya masker kain atau masker nonmedis, untuk memenuhi permintaan pasar akan masker medis. Dengan begitu, pasokan masker medis tetap terjaga bagi para tenaga medis dan pasien covid-19.

"Kami berupaya untuk menghubungkan UMKM dengan pemasok bahan baku dan menghubungkan mereka dengan pasar," sambungnya.

Lebih jauh, Teten menyebut PT Karya Nusantara tak hanya berperan sebagai kurator dan pengendali kualitas produk. Perusahaan tersebut akan membantu membuka pasar bagi bisnis UMKM pembuat produk APD yang meliputi hazmat kit, pelindung wajah, masker kain, sarung tangan, dan pelindung kaki. (mdk/azz)

Baca juga:
Curhat Walikota Sibolga: Ada Uang Belum Tentu APD Ada
Alat Pelindung Diri Produksi UMKM Laku Keras di Pasaran
Tenaga Medis Di Kota Jambi Kekurangan Stok APD
Tiga SMK di Kudus Serahkan Bantuan APD Buatan Sendiri untuk Tim Medis
Jasindo Salurkan Ratusan Masker dan APD untuk Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Airlangga Perintahkan Kader Golkar di Daerah Distribusikan Sembako dan APD

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini