Menkop Teten Sebut Butuh Inovasi Digital untuk Perbaiki Tata Niaga RI

Menkop Teten Sebut Butuh Inovasi Digital untuk Perbaiki Tata Niaga RI
UANG | 21 September 2020 13:03 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengatakan, Indonesia memiliki market pasar yang cukup besar yaitu 260 juta. Namun hingga kini, Indonesia masih memiliki masalah tata niaga yang belum baik.

"Kita luas sekali, marketnya 260 juta, luas sekali. Antar pulau juga perdagangan masih banyak tata niaganya belum baik," ujar Menteri Teten dalam konferensi pers online, Jakarta, Senin (21/9).

Dia mengatakan, untuk menyelesaikan persoalan tersebut maka dibutuhkan inovasi digital bisa mempermudah akses pasar. Selain itu, inovasi digital juga menjadi kunci mempermudah usaha mikro kecil menengah (UMKM) mendapat pembiayaan dan bahan baku produksi.

"Banyak anak muda yang punya inovasi digital yang luar biasa karena saya yakin anak-anak yang cerdas dan punya pemihakan terhadap yang kecil-kecil dan UMKM butuh mereka untuk akses ke market, akses ke pembiayaan dan produksinya mengakses bahan baku dan lan sebagainya," imbuhnya.

Menurutnya, dengan adanya inovasi digital maka produk produk yang tadinya kesulitan mendapatkan pasar akan lebih berkembang. Misalnya produk pertanian bisa dipasarkan secara nasional maupun ke luar negeri.

"Kalau produk tata niaga jadi bagus dari nelayan dari mana saja sekarang biasa mengakses pasar nasional. Bahkan pasar luar. Produk pertanian yang sulit terhubung market sekarang jadi mudah. Jadi ini harus kita dukung," tandasnya. (mdk/azz)

Baca juga:
OJK Dorong Lembaga Keuangan Syariah Lakukan Digitalisasi
POPS Worldwide Tunjuk Zico Kemala Batin Jadi Country Manager di Indonesia
BI Catat Tren Transaksi Digital Terus Meningkat Selama Pandemi Corona
PIP Kemenkeu Latih Pelaku Usaha Mikro agar Melek Digital
Geliat Kreativitas Digital Komunitas Betawi Kala Pandemi
Strategi Sri Mulyani Dorong Transformasi Digital di Indonesia

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami