Menkop Teten: Sektor Pertanian Tetap Tumbuh di Masa Pandemi

Menkop Teten: Sektor Pertanian Tetap Tumbuh di Masa Pandemi
Ilustrasi Sawah. ©2018 Merdeka.com/Abdul Azis Rasjid
EKONOMI | 7 Oktober 2020 14:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebut bahwa sektor pertanian merupakan sektor yang memiliki masa depan cerah, baik selama maupun pasca pandemi covid-19. Sebab, pangan dibutuhkan semua orang.

"Di sektor pertanian pangan itu tumbuh 16 persen menurut data BPS, dan kalau saya keliling ke berbagai daerah memang tidak terpengaruh, karena sekarang orang butuh belanja dan memprioritaskan kebutuhan sehari-hari bahan pokok seperti makanan, minuman herbal dan lain sebagainya," kata Teten dalam Berani Berubah: Cara Kreatif Bertahan di Masa Pandemi, Rabu (7/10).

Menkop Teten menyebut permintaan terhadap produk-produk pangan, baik pertanian, perikanan dan lain sebagainya meningkat cukup signifikan. Namun demikian, serapan produk kopi mengalami penurunan di dalam negeri maupun luar negeri.

Kendati begitu, pihaknya sedang mendorong agar kopi di level petani bisa terserap dengan baik, melalui penggunaan digitalisasi e-commerce.

"Saya kira yang juga beradaptasi dari offline ke online jualan di marketplace online, banyak orang yang senang berbelanja lewat online karena merasa aman," ujarnya.

Jika dibandingkan dengan kuartal II-2019, kuartal serupa tahun 2020 ini naik 26 persen penjualan di marketplace.

2 dari 2 halaman

Hampir Semua Wilayah RI Punya Akses E-Commerce

wilayah ri punya akses e commerce

Apalagi, saat ini wilayah Indonesia 97 persen sekarang sudah bisa mengakses e-commerce dengan bebas dan nyaman. Bahkan di masa pandemi, Kata Teten banyak aplikasi-aplikasi yang dibuat oleh anak bangsa untuk membantu penjualan usaha mikro.

"Di tengah pandemi Covid-19 juga sekarang bermunculan inovator-inovator muda menciptakan aplikasi-aplikasi digital untuk membantu penjualan UMKM yang terpuruk seperti misalnya warteg, rumah makan kecil untuk tetap bisa bertahan di tengah pandemi," ujarnya.

Teten berharap ke depannya produk UMKM lainnya bisa terus bertahan dan berkembang, serta bisa mengakses pasar lebih luas dibantu dengan inovasi-inovasi yang diciptakan.

"Aplikasi-aplikasi ini kita mencatat ada 30 aplikasi digital yang bisa membantu UMKM untuk bisa mengakses pasar yang besar," pungkasnya.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com

(mdk/idr)

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami