Menkop Teten: Ekonomi Indonesia 99 Persen Berasal dari UMKM

Menkop Teten: Ekonomi Indonesia 99 Persen Berasal dari UMKM
Menkop Teten Masduki. ©2019 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu
EKONOMI | 9 Oktober 2020 14:45 Reporter : Dwi Aditya Putra

Merdeka.com - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki menyebut bahwa struktur ekonomi di Indonesia itu 99 persen lebih berasal dari Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Dari jumlah itu, total penyerapan tenaga kerja mencapai 97 persen dan share terhadap PDB-nya 60 persen.

"Jadi kalau dilihat dari kontribusi UMKM dari penyerapan tenaga kerja, maupun share terhadap PDB, sebenarnya ekonomi Indonesia ini memang UMKM," kata dia High Level Seminar: Peran Serta Pengusaha Nahdliyyin dalam Revitalisasi Ekonomi Nasional, Jakarta, Jumat (9/10).

Namun jika dilihat lebih detail, 1 persen ini kontribusi terhadap PDB nya begitu besar yang berasal dari korporasi. Artinya meski UMKM strukturnya dominan tapi catatannya produktivitas UMKM ini masih kalah rendah dengan korporasi. "Ini tantangan kita," singkat Teten.

Teten menambahkan, di tengah pandemi Covid-19 UMKM mengalami dampak yang luar biasa. Kondisi ini berbeda dengan 1998. Di mana saat itu justru UMKM tampil menjadi pahlawan ekonomi nasional ketika banyak usaha besar terjatuh.

Namun keadaan berbalik. Sekarang UMKM terdampak karena saat ini konomi dunia tidak baik-baik saja. Karena pandemi Covid-19 yang terus melanda seluruh dunia sehingga krisis dimensi terjadi di seluruh dunia.

"Karena itu UMKM sekarang sangat berdampak baik dari sisi suplai maupun dari sisi lain," katanya.

Baca juga:
Moeldoko Sebut UU Cipta Kerja Dibutuhkan Koperasi dan UMKM
Pertamina Ajak Masyarakat di Pedesaan Gabung Kemitraan Pertashop, Begini Caranya
Wapres: Perekonomian Kuat dengan Pemberdayaan UMKM dan Maksimalkan Potensi Zakat
UU Cipta Kerja Dinilai Jadi Solusi UMKM Naik Kelas
Lewat UU Cipta Kerja, Pemerintah Bakal Sederhanakan Penerbitan Nomor Izin Berusaha
UU Cipta Kerja Solusi 6 Permasalahan Besar Koperasi dan UMKM ini

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami