Menristek Dorong Perguruan Tinggi Ikut Kembangkan Kuliner dan Pariwisata Papua

UANG | 9 Mei 2019 13:27 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir meminta Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Papua Barat dan Papua untuk mengembangkan potensi di sektor pariwisata.

"Di Papua ada pusat wisata terkenal, yaitu di Raja Ampat yang begitu indah, begitu bagus, bagaimana sumber daya manusia penyedia wisatanya? Kalau orang wisata itu ada berbagai keinginan. Di laut sudah jelas bagus buat yang ingin diving, tapi malam harinya harus diadakan kegiatan kalau wisata," tukas Nasir di Hotel Grand Inna Kuta Bali, Kamis (9/5).

Dia menjelaskan, untuk dapat memajukan pariwisata di Raja Ampat, diperlukan program studi yang dapat melahirkan lulusan yang mampu melihat potensi pariwisata di Papua. Menurutnya, PTS di Papua juga dapat belajar dan bekerja sama dengan perguruan tinggi di Bali yang sudah lama mengembangkan program studi terkait wisata dan kuliner.

"Jangan sampai perguruan tinggi terjadi konflik antara yayasan dengan pimpinan perguruan tingginya. Kalau terjadi konflik, akan merugikan mahasiswa. Harus dijaga betul peraturan yang ditetapkan oleh yayasan dan pimpinan perguruan tinggi," ujar Nasir.

Selain itu, dalam pengembangan potensi kulinernya, masyarakat di Papua juga belum banyak yang mengembangkan dan mengemas makanan pokok khas Papua, yaitu sagu. Untuk itu, dia meminta PTS dan masyarakat untuk lebih mengembangkan produk olahan sagu.

"Bagaimana mengolah sagu menjadi modern, ini yang sangat penting. Tanpa pendidikan, tidak mungkin kita akan ubah ini," tandasnya.

Reporter: Ratu Annisaa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Kisah Prajurit TNI Antarkan Anak-Anak Sekolah di Tengah Banjir Sungai Mamberamo
Kuartal I-2019, Pertumbuhan Ekonomi di Maluku dan Papua Masih Lesu
WNA Polandia Terpidana Makar di Papua Fasih Berbahasa Jawa
Freeport Diminta Salurkan Dana Pengembangan untuk Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Freeport dan Inalum Diminta Tanggulangi Pemasangan Listrik 8.000 Rumah Warga
Suara Jokowi-Ma'ruf Unggul di Kelurahan Yabansai Papua

(mdk/azz)