Mensos: 9 Juta Masyarakat Indonesia Bakal Terima BLT

Mensos: 9 Juta Masyarakat Indonesia Bakal Terima BLT
UANG | 7 April 2020 14:23 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Sosial, Juliari Batubara, mengatakan sebanyak 9 juta masyarakat Indonesia akan menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari pemerintah. Sementara itu, pemerintah juga akan memberi bantuan sembako bagi sekitar 3,5 juta masyarakat Jabodetabek.

Dia mengatakan, pihaknya membutuhkan kerja sama dengan BUMN untuk menyalurkan bantuan tersebut terutama untuk penyaluran sembilan bahan pokok (sembako).

"Nah kita sedang mendiskusikan, sinergi untuk penyaluran bansos. Bansos baik itu sembako maupun BLT, kita akan memberikan BLT ke hampir 9 juta keluarga di seluruh Indonesia dan sekitar 3,5 juta jiwa di Jabodetabek untuk sembako," ujarnya di Jakarta, Selasa (7/4).

Dia mengatakan, dalam kondisi ekonomi cukup sulit, dibutuhkan kerja sama yang mumpuni agar masyarakat bisa tetap terlayani dengan baik. Untuk itu, kerja sama dengan Kementerian BUMN yang memiliki badan usaha cukup banyak merupakan salah satu hal penting saat ini.

"Yang ini saya minta Pak Erick dengan seluruh jaringan Kemen BUMN untuk membantu kita supaya kita benar-benar bisa memberdayakan BUMN yang ada. Di saat-saat ekonomi yang sedang sangat sangat down seperti saat ini," paparnya.

Dia berharap pandemi Virus Corona bisa segera berakhir dengan segala upaya yang dilakukan oleh pemerintah. "Di samping bantuan ini kami akan terus sinergi melawan Covid-19 yang hanya bisa kita selesaikan dengan cara gotong royong," tandasnya.

1 dari 1 halaman

Pemerintah Beri BLT Rp 600.000 per Keluarga Miskin Terdampak Corona Selama 3 Bulan

blt rp 600000 per keluarga miskin terdampak corona selama 3 bulan

Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, memastikan seluruh masyarakat berpenghasilan rendah yang terdampak virus corona di wilayah Jabodetabek akan menerima bantuan langsung tunai (BLT) sebesar Rp600.000 per bulan. Adapun penerima BLT ini di luar dari Program Keluarga Harapan (PKH)dan bansos BPNT atau Kartu Sembako.

"BLT sesuai arahan bapak presiden Rp600.000 per keluarga per bulan untuk 3 bulan," kata Menteri Sri Mulyani usai rapat terbatas di Jakarta, Selasa (7/4).

Menteri Sri Mulyani merincikan, untuk di DKI Jakarta sendiri, BLT akan diberikan kepada 2,51 juta warga atau jika dikonversikan mencapai 1,2 juta keluarga. Bantuan diberikan terhitung selama tiga bulan ke depan.

Sementara itu untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi atau Bodetabek, BLT akan disalurkan kepada 1,64 juta warga. Atau jika dikonversi terdiri dari 576.000 keluarga.

"Jadi keseluruhan Jabodetabek adalah 2,5 juta plus 1,6 juta jiwa kalau dikonversi jadi keluarga itu 1,7 juta," kata Menteri Sri Mulyani.

Bendahara Negara ini menambahkan, untuk pemberian BLT di luar Jabodetabek juga akan dilakukan. Adapun penambahan akan diberikan kepada 9 juta warga. Kendati begitu, data penerimaan masih dilakukan oleh pemerintah.

(mdk/bim)

Baca juga:
Pemerintah Beri BLT Rp 600.000 per Keluarga Miskin Terdampak Corona Selama 3 Bulan
PKS Minta Dana Penanganan Covid-19 Dipakai untuk Beri BLT ke Pekerja Informal
Pemerintah Pastikan Jaga Kualitas Akuntabilitas Saat Salurkan BLT
Ini Skema Pemberian BLT untuk Pegawai Formal dan Pekerja Harian
Masyarakat Miskin Hingga Pengemudi Ojek Online Segera Terima BLT dari Pemerintah
Jaga Daya Beli, Masyarakat Kelompok Miskin Dapat Bantuan Langsung Tunai
5 Kebijakan Terbaru Pemerintah Selamatkan Ekonomi Wong Cilik dari Dampak Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Menjawab Keluhan, Menyiasati Keadaan - MERDEKA BICARA with Ganjar Pranowo

5