Mentan Amran Sebut Ekspor Perkebunan Naik Dari 300.000 Ton Jadi 2,4 Juta Ton Setahun

UANG | 18 Juli 2019 18:07 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Amran Sulaiman baru saja meresmikan peluncuran benih unggul dalam program BUN (Bibit Unggul Nasional) 500 di Desa Sido Mulyo, Kecamatan Buah Batu, Palangkaraya. Dalam peluncuran ini, Amran menyebutkan jika ekspor perkebunan Indonesia saat ini melonjak signifikan.

Dulu, ekspor perkebunan hanya berkisar 300 ribu ton per tahun. Namun karena optimalisasi yang sudah dilakukan Kementan, ekspor naik menjadi 2,4 juta ton atau sekitar 800 persen per tahun.

"Per tahun ekspor perkebunan naik jadi 2,4 juta ton pertahun dari yang awalnya 300 ribu ton. Menurut data BPS, secara keseluruhan ekspor naik dari 33 juta ton (4 tahun lalu), menjadi 42,5 juta ton pada 2018, meningkat 9 juta ton," ujar Amran di Palangkaraya, Kamis (18/7).

Amran menambahkan, nilai peningkatan ekspor mencapai Rp352 triliun. Secara akumulasi, peningkatan ekspor perkebunan menyentuh angka Rp1.900 hingga Rp2.000 triliun.

Peluncuran program BUN 500 dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan ekspor perkebunan lebih tinggi lagi. Menteri Pertanian ingin mengembalikan kejayaan komoditas rempah yang pernah terjadi di Indonesia ratusan tahun yang lalu.

Sementara, anggaran untuk program BUN 500, disebutkan Arman, ialah sebesar Rp5,5 triliun. Gagasan program ini telah dimulai dari 3 tahun lalu dan tengah digencarkan sekarang.

Reporter: Athika Rahma

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Manfaatkan Perang Dagang, Pihak Istana Minta Mendag Enggar Dongkrak Ekspor ke China
Di Depan JK, Gaikindo Sebut Industri Otomotif Tanah Air Makin Mandiri
Kemenperin Targetkan Indonesia Ekspor 1 Juta Mobil di 2025
Airlangga Harap Gaikindo Bisa Ekspor 350.000 Mobil di 2019
Pertama Sejak 1997, ASEAN Tempati Posisi Kedua Mitra Dagang Terbesar China

(mdk/idr)