Mentan Amran: Stok Jagung 20.000 Ton, Kita Tak Perlu Impor

Mentan Amran: Stok Jagung 20.000 Ton, Kita Tak Perlu Impor
UANG | 23 Agustus 2019 20:21 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa pasokan jagung dalam negeri sangat cukup dan Indonesia tidak perlu memerlukan impor. Stok jagung masih tersedia di Gudang Bulog sebanyak 20 ribu ton.

Stok jagung ini-pun akan dipercepat proses penjualannya. Jika ada petani yang membutuhkan jagung, mereka bisa langsung datang ke Gudang Bulog.

"Tadi saya tanya Dirut Bulog, masih ada stok 20 ribu ton. Jika ada petani butuh, ya langsung saja ke Bulog," ucap Amran di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (23/8).

Dia meyakini bahwa persediaan jagung ini akan mencukupi karena setiap hari panen dan setiap hari juga tanam. "Jangan dibayangkan seperti dulu, kita menunggu. Sekarang kita sudah membangun irigasi tersier. Kita juga sudah ada alat mesin pertanian 400 ribu unit dan dikirim ke daerah-daerah," jawabnya.

"Kalau panen 300 ribu hektar, produksinya 6 ton. Ada macam-macam produksinya. Ada produksi 10 ton, 4 ton, dan 9 ton. Dikali 6 saja pokoknya. Produksi variasi kisaran 4-10 ton per hektare," tambahnya.

Dengan melihat stok jagung ini, Amran malah optimis Indonesia akan bisa melakukan ekspor. "Ya kita berdoa mudah-mudahan. Anda bayangkan, dulu kita impor jagung 3,5 juta ton 2014-2015. Kemudian, 2018 ada impor sekitar 100 ribu, tapi ada ekspor 380 ribu. Tahun ini mudah mudahan lebih besar ekspornya kalau ada impor. Kalau ada impor tapi lebih besar ekspor hebat 'kan," ucapnya.

Reporter Magang: Rhandana Kamilia (mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami