Menteri Agus Harap IIMS Motobike 2019 Dorong Ekosistem Kendaraan Listrik

UANG | 29 November 2019 12:38 Reporter : Siti Nur Azzura

Merdeka.com - Indonesia International Motor Show (IIMS) Motobike 2019 resmi dibuka hari ini hingga Minggu (1/12). Terdapat 14 produsen otomotif yang akan tampil, seperti Benelli, BF Goodrich electric bike, BMW Motorrad, Claveland Motowerks, Gesits, Honda, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot, Piaggio, Selis, Vespa, dan Yamaha.

Tak hanya itu, ada juga motor yang sudah berteknologi elektrik seperti BF Goodrich, Gesits, dan Selis, serta berbagai aksesori motor yang dipamerkan dalam acara ini. Pengunjung akan dikenakan tiket masuk sebesar Rp25.000 untuk satu kali kunjungan. Sementara bagi yang datang secara berkelompok, bisa membayar Rp75.000 untuk empat orang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berharap IIMS Motobike 2019 mampu mendorong terciptanya ekosistem green energy atau kendaraan ramah lingkungan.

"Diharapkan IIMS Motobike 2019 dapat menjadi tempat yang tepat untuk mendorong masyarakat untuk beralih ke green energy, seperti gerakan eco moving," kata Agus dalam pembukaan IIMS Motorbike 2019 di Istora Senayan, Jakarta, dikutip Antara, Jumat (29/11).

Menurutnya, dengan menumbuhkan kesadaran akan kendaraan roda dua ramah lingkungan, seperti motor listrik, ini sejalan dengan target pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat kendaraan listrik di Asia Tenggara pada 2030. "Ini sejalan dengan ambisi pemerintah yang menargetkan di 2030, Indonesia harus bisa menjadi center untuk kendaraan listrik di kawasan ASEAN," imbuhnya.

Lebih lanjut, dia mengapresiasi penyelenggara dan eksibitor dalam pameran motor yang baru pertama kali digelar itu. "Saya juga mengapresiasi bagi penyelenggara dan peserta IIMS Motorbike 2019. Semoga dapat menjadi barometer baru bagi industri motor di skala internasional," jelasnya.

1 dari 2 halaman

Green Energy for Eco Moving

EVP Corporate Communication & CSR PLN, I Made Suprateka mengatakan, IIMS Motobike Expo 2019 sekaligus mengajak masyarakat mulai beralih ke green energy. Ada pun green energy yang diusung PLN adalah konsep EcoMoving yang merupakan turunan dari Electrical Life Style, yaitu berkendaraan listrik salah satunya adalah motor listrik.

"IIMS Motobike Expo 2019 merupakan ajang yang tepat untuk mengedukasikan konsep EcoMoving pada kendaraan roda dua," jelas Made Suprateka.

PLN akan memajang motor listrik dalam pameran tersebut, mendampingi sebelas merek motor lainnya seperti Benelli, BMW Motorrad Indonesia, Cleveland, Husqvarna, Kawasaki, KTM, Peugeot Scooter, Piaggio, Vespa, Selis, dan merek Yamaha. Hampir semua peserta menampilkan kendaraan roda dua konvensional.

Project Officer IIMS Motobike Expo 2019, Rudi MF menjelaskan perhelatan IIMS Motobike Expo 2019 diharapkan dapat menggaet banyak pengunjung sehingga dapat mendongkrak jumlah transaksi. "Pameran kami targetkan dihadiri 50 ribu pengunjung dengan target transaksi mencapai Rp25 miliar," jelasnya.

2 dari 2 halaman

IIMS Motobike 2019

Salah satu magnet menarik pengunjung adalah Motobike Parade & Catwalk, menampilkan motor-motor modifikasi maupun limited edition milik para peserta pameran. Motor-motor tersebut akan unjuk pesona dengan mengelilingi area pameran dan berakhir di panggung utama yang berada di bagian Istora Senayan.

Termasuk pula kehadiran aksesoris otomotif, seperti Alpinestars, Arai, Astra Otoparts, Brisk Busi, Cargloss,Deus Ex Machina, Elders Company, Komine, Nolan, Ohlins, Proliner, R9, RCB, RS, Shinko, SHOEI,Street Art Custom, Taichi, Uma, V-Rossi, dan Von Dutch serta beberapa merek ternama lainnya.

Pengunjung dapat pula mencoba motor terbaru di area Test Ride yang terdapat di pintu utama setelah ticket box. Kegiatan lain seperti Saturday Morning Ride (Satmori), Sunday Morning Ride (Sunmori), Afternoon Riding bersama Motovillager, Motobike BBQ Night, hingga suguhan musik Motobike Main Stage. Tak kalah seru, pengunjung dapat menikmati layanan skuter elektrik GrabWheels. (mdk/azz)

Baca juga:
Bos Lippo: Indonesia akan Banjir Kendaraan Listrik 3 Tahun ke Depan
Target Mampu Produksi Baterai Litium, Jokowi Mau RI Jadi Hub Industri Mobil Listrik
Dukung Mobil Listrik, Pertamina Geser Bisnis Bangun Pabrik Baterai
Transjakarta akan Pakai 14.000 Bus Listrik di 2030
Pertamina Cari Rekan untuk Produksi Baterai Kendaraan Listrik
Pengusaha Sebut Kendaraan Listrik Masih Berpotensi Cemari Lingkungan

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.