Menteri Bahlil: Indonesia Selangkah Lagi Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Dunia

Menteri Bahlil: Indonesia Selangkah Lagi Jadi Produsen Baterai Mobil Listrik Dunia
Bahlil Lahadalia. ©2015 Merdeka.com
EKONOMI | 8 Juni 2022 15:51 Reporter : Sulaeman

Merdeka.com - Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia optimis Indonesia selangkah lagi menjadi produsen baterai listrik dunia. Menyusul, komitmen LG untuk investasi hilirisasi industri baterai listrik terintegrasi mencapai USD 9,8 miliar atau setara Rp142 triliun dan akan menyerap hingga 20.000 tenaga kerja Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil saat mendampingi Presiden Jokowi dalam seremoni acara Seremoni Implementasi Tahap Kedua Industri Baterai Listrik Terintegrasi di Batang, Jawa Tengah, Rabu (8/6).

"Hari ini kita melakukan groundbreaking terhadap suatu investasi besar. Indonesia harus menjadi salah satu negara pemain terbesar ekosistem baterai mobil listrik. Indonesia sudah saatnya berpikir untuk dikenal karena mempunyai sumber bahan baku sel baterai untuk kendaraan listrik," ujar Bahlil.

Menteri Bahlil menyampaikan bahwa pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik terintegrasi ini dapat terlaksana atas perintah langsung Presiden kepada Kementerian Investasi. Jika sudah terlaksana seluruhnya, investasi hilirisasi yang dilakukan oleh LG ini akan memberikan nilai tambah sebesar USD 5,18 miliar.

2 dari 2 halaman

Proyek Tempati Area 275 Hektare

Proyek investasi industri baterai listrik terintegrasi ini dimulai dari pertambangan dan peleburan (smelter) nikel yang berlokasi di Halmahera, Maluku Utara hingga industri pemurnian (refinery), industri prekursor dan katoda. Kemudian, sel perluasan industri sel baterai yang akan dibangun di KIT Batang, Jawa Tengah, hingga industri daur ulang baterai listriknya.

Sementara itu, Presiden LG Energy Solution Lee Bang Soo menyampaikan penghargaan sepenuhnya atas dukungan dari Presiden Joko Widodo dan Menteri Investasi. Lee juga mengungkapkan bahwa proyek ini menempati area seluas 275 hektare di KIT Batang dengan menerapkan teknologi terbaru milik konsorsium LG.

"Saya hadir di sini dengan visi besar untuk mengembangkan KIT Batang menjadi kawasan industri kendaraan listrik terpenting di Asia Tenggara. Melalui Konsorsium LG, LG Energy Solution akan mendukung KIT Batang menjadi pusat baterai listrik dunia," tegas Lee. (mdk/idr)

Baca juga:
Konsorsium LG Bakal Produksi 3,5 Juta Unit Baterai Kendaraan Listrik per Tahun
LG Bangun Pabrik Baterai Listrik di Batang, Investasi Capai Rp142 Triliun
Menteri Bahlil Lapor ke Jokowi: Nilai Tambah Investasi LG Capai USD 5,18 Miliar
Jokowi Pastikan Proyek Investasi Industri Baterai Listrik Tak Jawa Sentris
PLN Bangun 27 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik di 5 Destinasi Wisata
Negosiasi Menko Luhut Tawarkan Industri Hijau Kaltara ke Elon Musk

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini