Menteri Bambang Soal Kementerian Investasi: 5 Tahun ke Depan RI Harus Ramah Investasi

UANG » BANYUWANGI | 18 Oktober 2019 21:30 Reporter : Anggun P. Situmorang

Merdeka.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN), Bambang Brodjonegoro, angkat suara terkait rencana pemerintah Jokowi-Maruf untuk membentuk Kementerian Investasi. Menurutnya, investasi memang perlu digenjot untuk mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.

"Tentunya pertama, 5 tahun ke depan ekonomi Indonesia mau tidak mau harus ekonomi yang fokus dan ramah terhadap investasi. Karena investasi itulah yang bisa membuat pertumbuhan lebih tinggi dari pada yang biasa kita alami dalam 5 tahun terakhir," ujarnya di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (18/10).

Dia mengatakan, selama ini pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagian besar disumbang oleh konsumsi. Untuk itu, perlu menggenjot investasi sebagai motor pendorong agar pertumbuhan ekonomi bisa lebih tinggi.

"Artinya, pertumbuhan konsumsi rumah tangga itu yang menjaga kita tembus 5 persen. Tetapi kalau mau 5,6 persen atau 6 persen maka bedanya harus ada pendorong investasi. Jadi itu tekanan saya kenapa investasi jadi prioritas," jelasnya.

Mantan Menteri Keuangan tersebut menambahkan, pembentukan kementerian investasi merupakan salah satu cara mendorong pertumbuhan investasi. "Oleh karena itulah, barang kali kita harus seperti yang ada diluar harus ada kementerian investasi supaya fokus," tandasnya.

Baca juga:
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2019 Diramal Melambat di 4,9 Persen
Tawarkan Investasi Triliunan Rupiah, Ridwan Kamil Incar Relokasi Industri China
Pemerintah Bakal Genjot Investasi Asing di Pariwisata dan Lifestyle
Bos BKPM: Indonesia Harus Jemput Bola Tarik Investasi Sektor Manufaktur
Banyak Wakil Parpol di Kabinet Jokowi Periode II, Ini Kata Pengamat
Nilai Investasi Pembangunan Tol Probolinggo-Banyuwangi Capai Rp30 Triliun
4 Hal yang Dinilai Bikin Daya Saing Ekonomi Indonesia Turun

(mdk/bim)