Menteri Basuki Anggap Biasa Gugatan Hasil Lelang Taman BMW

UANG | 11 September 2019 17:40 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Hasil lelang proyek pembangunan Jakarta International Stadium di Taman BMW, Jakarta Utara yang memenangkan konsorsium Wijaya Karya (Wika) Gedung-Jaya Konstruksi-PT Pembangunan Perumahan (PP) diprotes oleh pihak konsorsium lawan, yakni Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya.

Salah satu sorotan dari konsorsium Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya adalah penawaran harga Kerja Sama Operasi (KSO) dari pihaknya yang lebih murah dibandingkan KSO antara Wika Gedung-Jaya Konstruksi-PT PP.

Adapun KSO Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya menawarkan harga Rp3,78 triliun. Sedangkan penawaran harga KSO Wika Gedung-Jaya Konstruksi-PT PP adalah sebesar Rp4,08 triliun.

Menanggapi kasus tersebut, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, gugatan terhadap hasil lelang merupakan hal biasa yang sering terjadi dalam suatu proyek infrastruktur di lingkungan Kementerian PUPR.

"Itu proses yang ada di dalam Perpres, memungkinkan untuk disanggah. Ndak masalah, nanti tinggal mereka meneliti lagi sanggahannya benar atau tidak," ujar dia di Jakarta, Rabu (11/9).

Dia juga menjelaskan, pemenang tender pun tidak harus selalu yang menawarkan harga KSO termurah. Aturan tersebut disebutnya sudah tercantum dalam regulasi yang ada.

Menteri Basuki turut mengomentari soal tudingan konsorsium Adhi Karya-Hutama Karya-Nindya Karya-Indah Karya yang memprotes posisi Wika Gedung sebagai perusahaan yang memimpin KSO pesaing. Padahal, perseroan tidak diundang mengikuti lelang, sementara yang diundang adalah induk usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.

Menurutnya, pihak konsorsium lawan diperbolehkan untuk membahas perkara tersebut dalam gugatannya. "Kalau semula memang Wika Gedung ya enggak apa-apa. Tapi kalau tadinya Wika terus jadi Wika Gedung, itu juga menjadi bahan untuk dibahas di dalam sanggahan itu," sambungnya.

Namun begitu, Menteri Basuki meminta agar seluruh pihak bersabar menunggu hasil penyelidikan yang tengah berlangsung. "Oh iya. Kalau kita ada beberapa yang disanggah ternyata betul, batal (keputusan lelang). Sanggahan ternyata tidak betul, jalan terus," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com

Baca juga:
Menteri Basuki Soal Polemik Tender Stadion BMW: Lelang Bisa Diulang
PSI Soal Tender Stadion BMW: KPK Harus Dilibatkan Karena Memang Janggal
Kadispora DKI Belum Terima Laporan Pemenang Tender Stadion BMW
Polemik Pemenang Tender Proyek Stadion BMW, Harga Tertinggi Kok Bisa Menang?
NasDem Soal Tender Stadion BMW: Jangan Lihat Anggarannya Tapi Kualitasnya
PDIP Akan Libatkan KPK Soal Kejanggalan Tender Stadion BMW

(mdk/idr)