Menteri Basuki: Jadi Wisata Premium, Labuan Bajo Harus Artistik

Menteri Basuki: Jadi Wisata Premium, Labuan Bajo Harus Artistik
Menteri PUPR di Labuan Bajo. ©2020 Liputan6.com/Maulandy Rizki Bayu Kencana
UANG | 20 Januari 2020 18:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR, Basuki Hadimuljono menekankan pembangunan proyek di kawasan wisata premium seperti Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus punya nilai seni yang jadi daya tarik wisatawan lokal maupun asing.

Hal itu diucapkan Basuki usai meninjau kawasan industri kreatif (creative hub) Puncak Waringin yang akan menjadi tempat bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

"Itu (sudah) 100 persen, tapi memang belum selesai. Saya lihat emang masih kurang rapi. Jadi ada beberapa yang harus kita ganti. Tapi kan enggak boleh hasilnya seadanya. Ini mau dijadikan destinasi premium, jadi hasilnya harus artistik betul," tegasnya di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Senin (20/1).

Menteri Basuki masih memberi waktu bagi penataan tempat tersebut. Sebab proses pengerjaannya baru memasuki tahap pertama.

"Mudah-mudahan nanti bisa diperbaiki di tahap kedua, semuanya lah, landscape-nya. Jadi saya kira belum terlambat. Bukan mengecewakan, tapi masih kurang puas saya melihat hasilnya itu," keluh dia.

Baca Selanjutnya: Sediakan Anggaran Rp979 Miliar...

Halaman

(mdk/idr)

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami